Kata Jose Mourinho Usai Ruben Amorim Dipecat Manchester United
Jose Mourinho angkat bicara menanggapi pemecatan Ruben Amorim dari kursi pelatih Manchester United. Pelatih yang kini menukangi Benfica itu memberikan respons kalem, namun sarat makna, atas keputusan kontroversial Setan Merah.
Ruben Amorim resmi dipecat Manchester United pada Senin, 5 Januari. Keputusan tersebut memicu pro dan kontra lantaran performa MU dinilai belum sepenuhnya mengecewakan. Namun, sikap dan sejumlah komentar tajam Amorim dalam beberapa kesempatan disebut menjadi pemicu utama hilangnya kesabaran manajemen klub.
Sebagai sesama pelatih asal Portugal, Mourinho mengaku memahami situasi yang dialami Amorim. Apalagi, The Special One juga pernah merasakan pahitnya pemecatan dari Manchester United pada 2018.
“Apa yang terjadi pada Ruben adalah sesuatu yang hanya bisa dianalisis oleh Ruben sendiri,” ujar Mourinho seperti dikutip dari Manchester Evening News.
“Saya yakin dia dan stafnya akan melakukan analisis itu. Apakah dia akan membagikannya ke publik atau tidak, itu saya tidak tahu,” sambungnya.
Mourinho juga menepis anggapan bahwa pemecatan Amorim akan berdampak negatif bagi reputasi pelatih muda asal Portugal lainnya. Menurutnya, setiap pelatih memiliki perjalanan dan tantangan masing-masing.
“Saya tidak mengerti mengapa hal itu harus berpengaruh. Setiap pelatih akan menjawab untuk dirinya sendiri. Bagi saya, tidak ada dampaknya,” tegas Mourinho.
Lebih lanjut, Mourinho menolak diseret dalam perbandingan langsung dengan Amorim terkait pengalaman di Old Trafford. Mantan pelatih AS Roma itu menegaskan bahwa dirinya selalu memilih menutup lembaran lama ketika meninggalkan sebuah klub.
“Saya tahu betul bagaimana karier saya di Manchester United dan alasan mengapa saya pergi. Tapi setiap kali saya meninggalkan klub, saya menutup pintu dan tidak mengomentari apa yang terjadi dari luar,” ujarnya.
Meski demikian, Mourinho optimistis masa depan Amorim masih cerah. Ia yakin pemecatan bukanlah akhir dari perjalanan sang pelatih muda.
“Satu pintu memang tertutup, tetapi pintu lain akan terbuka. Itu juga yang terjadi pada saya. Sejarah tetap ada, angka-angka tetap tercatat, tiga medali saya bawa pulang, dan itu saja,” pungkas Mourinho.
Pemecatan Ruben Amorim menambah panjang daftar pelatih yang gagal bertahan lama di Manchester United, sekaligus kembali memunculkan pertanyaan besar soal stabilitas dan arah proyek jangka panjang klub raksasa Inggris tersebut