Top 5+ Kebiasaan Mengabaikan Kebersihan Kompor yang Bikin Masakan Berbau

Ilustrasi menyalakan kompor, 1. Membiarkan Tumpahan Makanan Mengering di Kompor, 2. Mengabaikan Kebersihan Burner dan Nosel Kompor Gas, 3. Jarang Membersihkan Area di Bawah Kompor atau Drip Pan, 4. Menggunakan Spons atau Kain Kotor untuk Membersihkan, 5. Tidak Membersihkan Kompor Setelah Memasak Makanan Berbau Kuat
Ilustrasi menyalakan kompor

Memasak adalah seni yang membutuhkan perhatian terhadap detail, mulai dari pemilihan bahan hingga alat yang digunakan. Namun, sering kali kebersihan kompor diabaikan, padahal kompor yang kotor dapat memengaruhi aroma dan cita rasa masakan. 

Sisa minyak, tumpahan saus, atau kerak makanan yang menempel di kompor tidak hanya mengganggu estetika dapur, tetapi juga dapat mencemari makanan dengan bau tak sedap. 

Artikel ini mengupas lima kebiasaan buruk yang sering dilakukan tanpa disadari, yang membuat kompor menjadi sumber bau tidak diinginkan, serta memberikan panduan praktis untuk mengatasinya. 

1. Membiarkan Tumpahan Makanan Mengering di Kompor

Tumpahan saus, minyak, atau kuah yang dibiarkan mengering di permukaan kompor adalah salah satu kebiasaan buruk yang paling umum. Ketika tumpahan ini dibiarkan, mereka mengeras dan membentuk kerak yang sulit dibersihkan. 

Selain itu, saat kompor dipanaskan kembali, kerak ini dapat menghasilkan bau gosong yang meresap ke dalam masakan. Menurut penelitian dari Institute of Food Science, residu makanan yang terpapar panas berulang dapat menghasilkan senyawa volatil yang mengeluarkan aroma tidak sedap. 

Untuk mencegahnya, segera bersihkan tumpahan dengan kain lembap dan sabun cuci piring setelah kompor dingin. Gunakan larutan cuka untuk kerak yang membandel agar lebih mudah terangkat.

2. Mengabaikan Kebersihan Burner dan Nosel Kompor Gas

Burner dan nosel pada kompor gas sering menjadi tempat menumpuknya sisa makanan dan minyak. Jika tidak dibersihkan secara rutin, kotoran ini dapat menyumbat aliran gas, menyebabkan nyala api tidak merata, dan menghasilkan bau bakar yang tidak menyenangkan. 

Bau ini dapat bercampur dengan uap masakan, mengubah aroma makanan. Untuk mengatasinya, lepaskan burner dan nosel secara berkala, rendam dalam air sabun hangat, dan sikat dengan sikat kecil untuk menghilangkan kotoran. Pastikan komponen benar-benar kering sebelum dipasang kembali untuk mencegah karat.

3. Jarang Membersihkan Area di Bawah Kompor atau Drip Pan

Banyak orang lupa membersihkan area di bawah permukaan kompor atau drip pan (wadah penampung tetesan pada kompor listrik). Area ini sering menjadi sarang sisa makanan, minyak, dan debu yang terperangkap. 

Ketika kompor digunakan, panas dapat memicu bau tak sedap dari kotoran yang terakumulasi. Untuk membersihkannya, angkat permukaan kompor (jika memungkinkan) dan bersihkan drip pan dengan spons dan larutan baking soda. Lakukan ini setidaknya sekali sebulan untuk menjaga kebersihan dan mencegah bau.

4. Menggunakan Spons atau Kain Kotor untuk Membersihkan

Kebiasaan menggunakan spons atau kain yang sudah kotor untuk membersihkan kompor justru dapat memperparah masalah. Spons yang telah digunakan berulang kali tanpa dicuci bersih dapat menyebarkan bakteri dan sisa minyak, yang kemudian menempel kembali di permukaan kompor. 

Menurut studi dari National Sanitation Foundation, spons dapur bisa mengandung hingga 10 juta bakteri per inci persegi. Ganti spons secara rutin dan cuci kain lap dengan air panas serta deterjen setelah digunakan. Untuk hasil optimal, gunakan kain mikrofiber yang lebih efektif menyerap kotoran tanpa meninggalkan residu.

5. Tidak Membersihkan Kompor Setelah Memasak Makanan Berbau Kuat

Makanan dengan aroma kuat seperti ikan, bawang putih, atau rempah-rempah tertentu dapat meninggalkan residu minyak berbau di kompor. 

Jika tidak segera dibersihkan, bau ini dapat menetap dan bercampur dengan masakan berikutnya. Misalnya, minyak ikan yang tertinggal di kompor dapat menghasilkan aroma amis saat memasak hidangan lain. Untuk mengatasinya, bersihkan kompor dengan larutan air dan jus lemon setelah memasak makanan berbau kuat. 

Lemon tidak hanya menghilangkan bau, tetapi juga memberikan aroma segar pada dapur Anda.