Jamie Vardy Ungkap Alasan Pilih Cremonese dan Satu Klub dengan Emil Audero
Penyerang gaek asal Inggris, Jamie Vardy, resmi bergabung dengan klub Liga Italia, Cremonese, pada akhir bursa transfer musim panas ini. Vardy mengungkapkan alasan di balik keputusannya hijrah ke Serie A dan memulai petualangan baru di usia 38 tahun.
Menurut keterangan resmi klub pada Kamis (11/9/2025), Vardy mengakui bahwa kepindahan ke Italia bukanlah hal mudah. Namun, setelah berdiskusi dengan keluarga dan melakukan pembicaraan intens dengan pelatih Cremonese, ia merasa yakin dengan pilihannya.
“Terima kasih kepada teknologi, saya bisa melakukan panggilan Zoom dengan manajer. Kami berbicara selama 45 menit hingga 1 jam. Ia menunjukkan hasrat besar untuk klub ini dan bagaimana mewujudkannya,” kata Vardy.
“Dan hanya dengan melihat matanya serta apa yang dia inginkan, itu benar-benar menyentuh hati saya. Sebagai pesepak bola, akan selalu menyenangkan merasa dibutuhkan,” lanjut mantan bintang Leicester City tersebut.
Dukungan Keluarga Jadi Faktor Penting
Vardy menegaskan bahwa dukungan keluarganya sangat berperan dalam keputusan pindah ke Italia. Ia sadar tantangan adaptasi akan datang, baik di dalam maupun luar lapangan.
“Tanpa dukungan mereka, saya tidak akan bisa melakukan apa-apa. Kami tahu banyak hal baru nanti dan mungkin akan sulit di awal, tetapi ini tantangan yang sudah kami antisipasi,” ucap Vardy.
Ia menambahkan, anak-anaknya bahkan sangat antusias menyambut kepindahan tersebut. “Mereka tidak sabar menjelajahi stadion baru dan sudah mempelajari jadwalnya. Mereka juga akan belajar bahasa baru, yang tentu saja penting,” tambahnya.
Sebelum akhirnya mendarat di Cremonese dan menjadi rekan satu tim kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, Vardy sempat dirumorkan diminati klub-klub besar seperti Valencia, Celtic, hingga Napoli. Namun, pilihan akhirnya jatuh ke klub promosi Serie A tersebut.
Warisan di Leicester City
Vardy datang ke Cremonese dengan status bebas transfer setelah kontraknya bersama Leicester City berakhir pada musim panas 2025. Selama 13 tahun berseragam The Foxes, ia tampil dalam 500 pertandingan dengan torehan 200 gol dan 71 assist.
Pemain kelahiran Sheffield itu juga menjadi bagian sejarah terbesar Leicester, yakni saat menjuarai Premier League 2016, Piala FA 2021, dan Community Shield 2022.
Kini, Vardy siap membuka lembaran baru di Italia, dengan membawa pengalaman, mental juara, dan ambisi membantu Cremonese bersaing di level tertinggi.