Kemewahan Real Madrid yang Jadi Masalah Besar bagi Xabi Alonso
Xabi Alonso tengah menghadapi situasi rumit di awal masa kepelatihannya di Real Madrid.
Pelatih asal Spanyol itu dihadapkan pada “kemewahan” yang justru menjadi masalah: skuad Real Madrid kini terlalu besar dan sulit dipangkas.
Rencana Alonso untuk merampingkan komposisi tim terganjal oleh sikap sejumlah pemain yang enggan meninggalkan Santiago Bernabéu.
Menurut laporan Marca, banyak dari mereka yang masuk daftar jual memilih bertahan, meski peluang bermain minim.
Salah satu kasus paling pelik adalah Endrick. Penyerang muda Brasil itu awalnya disiapkan untuk dipinjamkan ke Getafe, lalu sempat nyaris bergabung ke Real Sociedad.
Namun, rencana berubah setelah ia kecewa karena nomor punggung 9 yang dirinya pakai pada dua musim terakhir di Palmeiras dan bersama Timnas Brasil diberikan klub kepada Gonzalo Garcia.
Endrick akhirnya mengambil langkah tetap bertahan di Madrid dan menolak semua tawaran transfer, dengan tekad membuktikan diri di Bernabeu.
Penumpukan di Lini Depan
Keputusan ini membuat lini depan Madrid berpotensi mengalami penumpukan pemain.
Saat ini Alonso sudah memiliki Kylian Mbappe, Vinicius Junior, Rodrygo, dan Gonzalo untuk menghubi sektor menyerang.
Salah satu opsi untuk mengurangi kepadatan adalah menjual Rodrygo, yang diperkirakan bernilai 90–100 juta euro (sekitar Rp1,9–2,1 triliun). Namun, hingga kini belum ada tawaran konkret yang masuk.
Situasi serupa juga terjadi di sektor pertahanan. David Alaba, yang kini berusia 33 tahun dan baru pulih dari cedera panjang, sudah tidak masuk rencana tim.
Meski demikian, bek asal Austria itu menyatakan ingin bertahan dan berjuang mendapatkan tempat di skuad.
Ferland Mendy pun menghadapi nasib yang sama. Alonso telah memproyeksikan Fran Garcia dan Alvaro Carreras sebagai pilihan utama di posisi bek kiri, namun Mendy menolak hengkang meski peluang bermainnya sangat terbatas.
Dengan bursa transfer yang terus berjalan, Real Madrid harus mencari solusi agar skuad tetap seimbang dan kompetitif tanpa menciptakan masalah internal di ruang ganti.