Kota Ambon Raih Penghargaan Kota Peduli Inovasi dan Ekonomi Kreatif dan Pariwisata
Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Maluku, menyabet penghargaan sebagai kota peduli inovasi ekonomi kreatif dan pariwisata dari Kompas Media Grup.
Penganugerahan penghargaan berlangsung dalam acara malam puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Kompas TV di Jakarta, Rabu (11/9/2024).
Adapun penghargaan itu diserahkan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno kepada Penjabat (Pj) Wali Kota Ambon Dominggus Kaya.
Atas penghargaan yang diterima, Dominggus mengaku bersyukur karena usaha yang dilakukan pemerintah Kota Ambon selama ini membuahkan hasil dan akhirnya mendapat apresiasi.
“Kita bersyukur dan berterima kasih atas penghargaan yang diberikan, kita tidak akan berhenti. Kami akan selalu bekerja demi Kota Ambon yang lebih inovatif dan kreatif” kata Dominggus dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Kamis (12/9/2024).
Dominggus menjelaskan penghargaan yang diterima itu akan menjadi semangat bagi pemkot Ambon untuk terus berinovasi dalam memajukan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata demi kesejahteraan masyarakat Kota Ambon.
Pariwisata Kota Ambon
Dilansir dari Kompas.com, (9/10/202a), Kota Ambon punya beragam tempat wisata yang bisa dikunjungi wisatawan.
Salah satunya adalah peninggalan sejarah Benteng Victoria peninggalan Portugis yang dibangun pada tahun 1775.
Benteng Nieuw Victoria merupakan saksi sejarah lahir dan asal-usul Kota Ambon. Di dalam foto, benteng yang dibangun Portugis ini didekorasi dalam rangka hari ulang tahun ke-446 Kota Ambon di Tribun Lapangan Merdeka, Ambon, Maluku. Foto diambil pada Senin (6/9/2021).
Wisatawan bisa menyaksikan kemegahan benteng ini yang menjadi saksi bisu perkembangan Kota Ambon. Ada meriam-meriam berukuran raksasa dan kamar berisi peninggalan sejarah.
Panorama di Benteng Victoria juga indah. Wisatawan bisa menyaksikan keindahan Teluk Ambon.
Selanjutnya ada pantai yang unik bernama Pantai Pintu Kota. Keunikan pantai ini bisa dilihat dari namanya.
Pantai Pintu Kota yang dahulunya dijadikan sebagai tanda masuk bagi pedagang yang datang ke Ambon, Maluku.
Terdapat karang yang berlubang bagaikan pintu raksasa. Lubang di karang ini terbentuk secara alami.