Rambut Gampang Lepek, Perbaiki Kondisi Kulit Kepala
Rambut yang cepat lepek dan berminyak bisa membuat penampilan terlihat tidak segar. Masalah ini sebenarnya bukan cuma soal rambut, tapi kondisi kulit kepala.
Ivonne Vania, Brand general manager Kerastase Indonesia, menjelaskan bahwa rambut memang tidak bisa menghasilkan minyak. Minyak yang bikin rambut terlihat lepek itu datang dari kulit kepala.
"Sebenarnya rambut berminyak itu biasanya terjadi di kulit kepala. Jadi masalah minyak itu bukan masalah rambut, tapi masalah kulit kepala," ujar Ivonne dalam acara peluncuran produk Kerastase, di Mall Senayan City, Jakarta, Rabu (16/7/2025).
Karena rambut tumbuh dari kulit kepala, maka produksi minyak yang berlebih otomatis berdampak ke kondisi rambut.
Masalah ini ternyata cukup umum, apalagi di negara tropis seperti Indonesia. Cuaca panas dan lembap bisa membuat produksi minyak makin meningkat.
Kelembapan udara bisa memperparah kondisi rambut berminyak, karena keringat dan minyak alami sulit menguap, sehingga rambut menjadi lepek.
Selain itu, hormon, stres, dan faktor genetik juga memengaruhi produksi minyak. Perubahan hormon, seperti saat pubertas atau penggunaan pil KB bisa memicu kelenjar minyak bekerja lebih aktif.
Lalu, bagaimana cara mengatasinya?
Ivonne Vania, Brand general manager Kerastase Indonesia, dalam acara peluncuran produk Kerastase, di Mall Senayan City, Jakarta, Rabu (16/7/2025).
Langkah pertama yang disarankan Ivonne adalah mendiagnosis kulit kepala untuk memastikan apakah penyebabnya adalah produksi kelenjar minyak yang berlebih. Dengan demikian perawatan yang akan dilakukan akan lebih tepat.
Kalau memang penyebab utamanya adalah minyak berlebih, Ivonne menyarankan penggunaan sampo khusus untuk kulit kepala berminyak.
"Mulai dengan menentukan diagnosis yang tepat. Karena biasanya ketidakcocokan produk itu dimulai dari hasil membaca kondisi rambut dan kulit kepala yang belum tepat," tambahnya.
Dilansir dari Healthline, ada beberapa cara sederhana untuk mengurangi minyak berlebih di rambut tanpa merusak keseimbangan alami kulit kepala.
1. Atur frekuensi keramas
Jika rambut kamu sangat berminyak, keramas setiap hari mungkin membantu. Tapi jika rambut tetap berminyak meski sudah sering keramas, coba perlahan kurangi frekuensinya.
Terlalu sering keramas juga bisa memicu produk minyak berlebih. Cara lain kamu bisa keramas setiap dua hari sekali.
2. Keramas dengan cara yang benar
Fokuskan aplikasi sampo di kulit kepala, bukan di batang rambut. Jangan menggosok terlalu keras karena bisa mengiritasi kulit kepala dan merangsang produksi minyak.
3. Gunakan kondisioner hanya di ujung rambut
Mengoleskan kondisioner terlalu dekat ke kulit kepala malah bisa bikin rambut kamu makin lepek. Cukup di ujung rambut saja secara perlahan untuk hasil yang maksimal.
4. Hindari produk yang mengandung silikon
Kandungan seperti dimethicone atau amodimethicone bisa membuat rambut terlihat semakin berminyak dan berat. Jadi, sebelum membeli, kamu bisa cek dulu kandungan yang tertera di produk.
5. Coba produk khusus untuk rambut berminyak
Mulai dari sampo pembersih (shampoo clarifying) sampai sampo kering (dry shampoo) bisa bantu mengangkat minyak dan kotoran di rambut kamu. Tapi tetap perhatikan pemakaian sampo kering, terlalu sering juga akan menyebabkan penumpukan produk di kulit kepala.
6. Keringkan rambut secara alami
Alat styling panas bisa membuat rambut makin berminyak. Coba biarkan rambut mengering sendiri atau gunakan hair dryer dengan suhu rendah.
Keseringan menyisir rambut atau menggosok kulit kepala saat mengeringkan rambut juga bisa memicu produksi minyak lebih banyak.