Busan Buka Pasar Malam Baru untuk Fan BTS, Ada Kuliner dan Kelas Memasak

Busan Buka Pasar Malam Baru untuk Fan BTS, Ada Kuliner dan Kelas Memasak

Jelang konser BTS di Korea Selatan pada 12-13 Juni 2026, sejumlah agenda atau program dibuat oleh pemerintah guna meningkatkan kenyamanan wisatawan yang datang untuk melihat konser BTS.

Seperti kota Busan di Korea Selatan yang menawarkan pengalaman menarik dengan menghadirkan pasar malam modern. 

Memadukan kuliner lokal, aktivitas budaya, hingga teknologi digital untuk menghibur dan menambah wawasan wisatawan internasional.

Pasar malam tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tempat singgah bagi penggemar BTS, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan identitas dan budaya Busan kepada wisatawan dari berbagai negara.

Jadwal dan fasilitas pasar malam modern Busan

Pemerintah Metropolitan Busan bersama Busan Tourism Organization mengumumkan penyelenggaraan 2026 Starry Night Busan Night Market ini akan berlangsung pada 10-14 Juni 2026.

Acaranya digelar di kawasan lahan basah teratai yang berada di Hwamyeong Eco Park, taman ekologi yang terletak di sepanjang Sungai Nakdong.

Lokasi tersebut dipilih untuk memberikan pengalaman wisata malam yang berbeda dari pusat kota maupun kawasan konser.

Berbeda dengan bazar konser pada umumnya yang dipenuhi suvenir dan merchandise, pasar malam ini lebih menonjolkan kekayaan kuliner daerah.

Salah satu area utama yang disiapkan adalah Spirit Busan, zona khusus yang menghadirkan berbagai minuman tradisional khas Korea Selatan.

Wisatawan dapat mencicipi makgeolli, minuman fermentasi beras yang populer di Korea, hingga berbagai koktail yang diracik menggunakan minuman tradisional lokal.

Melalui konsep ini, Busan ingin memperkenalkan cita rasa khas daerah kepada wisatawan internasional yang datang untuk menghadiri konser.

Tidak hanya disuguhkan dengan berbagai aneka kuliner, pengunjung juga bisa mengikuti beragam aktivitas interaktif selama festival berlangsung.

Salah satunya adalah kelas barre fitness, olahraga yang terinspirasi dari gerakan balet dan dilakukan di area terbuka dengan latar pemandangan Sungai Nakdong saat matahari terbenam.

Selain itu, tersedia pula kelas memasak tradisional Korea yang memungkinkan wisatawan mencoba membuat dan menggoreng jeon, yakni panekuk gurih khas Korea.

Pemerintah Busan juga berupaya menghilangkan berbagai kendala yang sering dihadapi wisatawan asing saat berkunjung ke pasar tradisional.

Sebagai bagian dari program penyambutan wisatawan, voucher minuman tradisional akan dimasukkan ke dalam paket sambutan yang diberikan kepada pengunjung pemegang paspor asing.

Selain itu, seluruh informasi acara, peta lokasi, jadwal kegiatan, hingga menu makanan telah dilengkapi kode QR yang dapat diterjemahkan secara otomatis ke dalam bahasa Inggris, Jepang, Mandarin Sederhana, dan Mandarin Tradisional.

Langkah ini diharapkan mempermudah wisatawan memahami informasi tanpa hambatan bahasa.

Startegi promosi kota Busan pada wisatawan

Dilansir Kompas.com dari Korea Times pada Kamis (11/6/2026), Direktur Tourism and MICE Bureau Busan, Na Yoon-bin, mengatakan bahwa pemerintah kota ingin memanfaatkan lonjakan kunjungan wisatawan akibat konser BTS untuk memperkenalkan identitas daerah secara lebih luas.

Menurutnya, pasar malam ini bukan sekadar acara sementara, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat citra Busan sebagai destinasi wisata budaya dan kuliner.

Dengan memadukan kuliner lokal, aktivitas interaktif, serta layanan digital yang ramah wisatawan, Busan berharap para pengunjung akan membawa pulang pengalaman yang berkesan bahkan setelah konser BTS berakhir.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang