Lenovo SFF RTX Spark Mengusung Platform Nvidia RTX, Ditenagai RAM Hingga 128GB

L‌enovo SFF RTX Spark Mengusung Platform Nvidia RTX, Ditenagai RAM Hingga 128GB
L‌enovo SFF RTX Spark Mengusung Platform Nvidia RTX, Ditenagai RAM Hingga 128GB

Di tengah ingar bingar Computex 2026, Lenovo mengambil langkah yang cukup tertutup soal perangkat keras terbarunya. Meski secara resmi dipamerkan, detail mengenai jajaran produk anyar mereka tidak serta merta diumbar lewat rilis pers yang bombastis. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah Lenovo SFF RTX Spark, sebuah komputer mungil yang menandai debut mini PC Lenovo dengan platform revolusioner berbasis Arm dari Nvidia.

  • Menjadi mini PC pertama Lenovo yang mengadopsi platform Nvidia RTX Spark berbasis Arm.
  • Ditenagai konfigurasi memori terpadu hingga 128 GB LPDDR5X dengan bandwidth 300 GB/s.
  • Membawa pilihan port unik: dua USB-C 20Gbps dan satu port 10Gb LAN.
  • Desain minimalis dual-tone hitam dan silver dengan semua port tersembunyi di bagian belakang.

Desain Minimalis yang Fokus pada Kerapihan Meja Kerja

L‌enovo SFF RTX Spark dipamerkan dalam balutan desain minimalis dual-tone hitam dan silver

L‌enovo SFF RTX Spark dipamerkan dalam balutan desain minimalis dual-tone hitam dan silver

Lenovo SFF RTX Spark hadir dalam balutan boks dual-tone yang kalem, memadukan warna hitam dan silver. Tampilannya sangat minimalis dan bersih. Menariknya, Lenovo memutuskan untuk menyimpan seluruh port di panel belakang perangkat.

Keputusan ini jelas mengundang pro dan kontra. Di satu sisi, meja kerja akan terlihat sangat rapi karena kabel tersamarkan. Namun bagi sebagian pengguna, mengakses port secara cepat mungkin terasa kurang praktis jika dibandingkan dengan kompetitornya, Dell XPS RTX Spark Desktop, yang menyediakan port USB-C dan pembaca kartu SD di bagian depan.

Jajaran port yang ditawarkan terbilang tidak biasa. Alih-alih port USB-A yang jamak ditemui, Lenovo justru membekali perangkat ini dengan konektivitas masa depan. Berikut rincian port di bagian belakang Lenovo SFF RTX Spark:

  • Satu port USB-C dengan fungsi Power Delivery untuk pengisian daya.
  • Dua port USB-C berkecepatan tinggi dengan rating transfer data 20Gbps.
  • Satu port HDMI untuk output video.
  • Satu port 10Gb LAN untuk koneksi jaringan super cepat.
  • Tombol power.

Dapur Pacu Nvidia RTX Spark: RAM 128GB dan Inti Arm

Jantung dari Lenovo SFF RTX Spark adalah platform Nvidia RTX Spark yang sama seperti yang digunakan pada laptop Lenovo Yoga Pro 9n. Platform ini dikabarkan hadir dalam setidaknya dua varian chip, N1x dan N1. Tentu saja, konfigurasi akhir akan sangat bergantung pada pilihan RAM dan media penyimpanan SSD yang dipilih oleh pengguna nantinya.

Berbeda dengan Asus yang telah mengungkap kapasitas termal ProArt hingga 140W, Lenovo masih bungkam soal kemampuan pendinginan perangkat ini. Kapasitas pendinginan sangat bergantung pada desain sasis dan prioritas performa dari masing-masing pabrikan. Bisa jadi Lenovo menargetkan tingkat kebisingan yang lebih senyap, portabilitas, atau biaya produksi yang lebih efisien, sehingga target kapasitas termalnya bisa jadi lebih rendah atau lebih tinggi.

Yang pasti, platform Nvidia RTX Spark sendiri menawarkan lompatan performa signifikan. Spesifikasi kuncinya meliputi performa AI hingga 1 petaflop pada presisi FP4, GPU dengan hingga 6.144 core Blackwell CUDA, serta CPU dengan hingga 20 core berbasis arsitektur Arm. Kombinasi ini dijanjikan mampu menangani pengeditan video hingga resolusi "12K" dan gaming AAA di 1440p dengan mulus.

Potensi Rilis di Indonesia

Hingga saat ini, Lenovo masih merahasiakan banderol harga dan jadwal ketersediaan Lenovo SFF RTX Spark. Hal serupa juga terjadi pada vendor lain seperti Dell yang belum merilis pernyataan resmi untuk mini PC Nvidia RTX Spark mereka. Informasi yang beredar saat ini murni merupakan kumpulan spesifikasi resmi berdasarkan siaran pers Nvidia dan laporan langsung dari ajang Computex 2026.