Bos Chip AI AS Ketahuan Selundupkan Nvidia ke China, Nilainya Rp 40 Triliun

chip, Nvidia, Bos Chip AI AS Ketahuan Selundupkan Nvidia ke China, Nilainya Rp 40 Triliun

Petinggi perusahaan teknologi di Amerika Serikat (AS) didakwa menyelundupkan chip kecerdasan buatan (AI) buatan Nvidia ke China secara ilegal.

Kasus ini melibatkan tiga orang yang terkait dengan produsen server AI Super Micro Computer, yakni co-founder Yih-Shyan “Wally” Liaw, manajer penjualan Ruei-Tsang “Steven” Chang, serta kontraktor Ting-Wei “Willy” Sun.

Ketiganya diduga menjalankan skema pengiriman server berisi chip AI canggih ke China dengan melanggar aturan kontrol ekspor AS yang berlaku sejak 2022.

Seiring mencuatnya kasus ini, Yih-Shyan “Wally” Liaw dilaporkan mengundurkan diri dari dewan direksi Super Micro.

Pengunduran diri tersebut dilakukan setelah Liaw didakwa terlibat dalam skema penyelundupan chip AI ke China.

Perusahaan menegaskan tidak menjadi terdakwa dalam kasus ini dan menyatakan akan bekerja sama dengan otoritas AS.

Gunakan jalur negara ketiga

Jaksa menyebut para tersangka menyelundupkan server melalui negara ketiga, seperti Taiwan dan sejumlah wilayah di Asia Tenggara, sebelum akhirnya dikirim ke China.

Skema ini dirancang untuk menghindari pengawasan ketat terhadap ekspor chip AI, yang dikategorikan sebagai teknologi strategis oleh pemerintah AS.

chip, Nvidia, Bos Chip AI AS Ketahuan Selundupkan Nvidia ke China, Nilainya Rp 40 Triliun

Chip AI Nvidia Blackwell B200.

Untuk mengelabui otoritas, ketiga tersangka diduga menggunakan berbagai cara, termasuk membuat server tiruan (dummy) untuk keperluan inspeksi.

Sementara itu, server asli yang berisi chip Nvidia dikirim secara terpisah ke tujuan akhir, dilansir KompasTekno dari Reuters.

Dalam beberapa kasus, mereka bahkan memindahkan label serial perangkat menggunakan alat sederhana seperti pengering rambut untuk menyamarkan identitas server. 

Nilai transaksi tembus Rp 40 triliun

Total nilai server dan chip yang diselundupkan dalam kasus ini diperkirakan mencapai sekitar 2,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 40 triliunan.

Chip Nvidia yang menjadi objek penyelundupan merupakan komponen penting dalam pengembangan AI, termasuk untuk pelatihan model kecerdasan buatan skala besar.

Karena itu, pemerintah AS membatasi ekspor chip tersebut ke China guna mencegah penggunaannya dalam pengembangan teknologi militer maupun sistem canggih lainnya.

Satu buron

Dari tiga tersangka, Liaw dan Sun dilaporkan telah ditangkap, sementara Chang masih dalam pencarian otoritas AS.

Kasus ini menyoroti tingginya nilai strategis chip AI di tengah persaingan teknologi antara AS dan China, yang kini tidak hanya terjadi di tingkat industri, tetapi juga merambah ke praktik ilegal lintas negara.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang