Boox Go 6 Gen II Rilis dengan RAM Lebih Lega dan Dukungan Stylus, Harga Rp6,4 Jutaan

B‌oox Go 6 Gen II Rilis dengan RAM Lebih Lega dan Dukungan Stylus, Harga Rp6,4 Jutaan, Lompatan RAM dan Stylus Jadi Pembaruan Utama, Layar 6 Inci yang Kini Bisa Dicoreti, Desain Terinspirasi Koper dan Empat Pilihan Warna, Android 11 dan Konektivitas Modern, Baterai 1.500 mAh untuk Waktu Baca Panjang, Harga dan Ketersediaan
B‌oox Go 6 Gen II Rilis dengan RAM Lebih Lega dan Dukungan Stylus, Harga Rp6,4 Jutaan

Onyx Boox diam-diam memperkenalkan penerus dari lini e-reader kompak andalannya. Adalah Boox Go 6 generasi kedua yang hadir membawa sejumlah peningkatan berarti, terutama bagi mereka yang tidak hanya gemar membaca tetapi juga ingin mencatat ide secara spontan. Perangkat ini masih mengusung layar E Ink hitam putih, namun kini tampil lebih responsif berkat tambahan RAM dan kemampuan stylus yang sebelumnya identik dengan seri lebih premium.

  • Layar E Ink 6 inci dengan resolusi 1448 x 1072 piksel
  • Didukung stylus InkSense Plus untuk menulis sketsa dan anotasi
  • RAM naik dari 2 GB menjadi 3 GB, dipadu memori internal 32 GB
  • Berjalan di Android 11 dengan akses penuh ke Google Play Store
  • Dibanderol dengan harga sekitar Rp6,4 jutaan untuk pasar global

Lompatan RAM dan Stylus Jadi Pembaruan Utama

Layar E Ink B‌oox Go 6 Gen II menawarkan keterbacaan optimal di bawah sinar matahari, Lompatan RAM dan Stylus Jadi Pembaruan Utama, Layar 6 Inci yang Kini Bisa Dicoreti, Desain Terinspirasi Koper dan Empat Pilihan Warna, Android 11 dan Konektivitas Modern, Baterai 1.500 mAh untuk Waktu Baca Panjang, Harga dan Ketersediaan

Layar E Ink B‌oox Go 6 Gen II menawarkan keterbacaan optimal di bawah sinar matahari

Perbedaan paling mencolok dari generasi sebelumnya terletak pada kapasitas memori. Jika dulu pengguna harus cukup puas dengan RAM 2 GB, kini Boox Go 6 Gen II hadir dengan RAM 3 GB. Peningkatan ini mungkin terlihat kecil di atas kertas, tetapi di ekosistem Android, setiap gigabyte tambahan sangat membantu menjaga kelancaran saat berpindah antar aplikasi atau membuka dokumen berukuran besar.

Dapur pacunya masih mengandalkan prosesor quad-core yang hemat daya. Dengan memori internal 32 GB, ruang penyimpanan terbilang cukup lapang untuk menampung ribuan buku digital. Namun apabila koleksi Anda sangat masif, tersedia slot kartu microSD yang memungkinkan ekspansi kapasitas dengan mudah tanpa perlu repot mengandalkan penyimpanan awan.

Layar 6 Inci yang Kini Bisa Dicoreti

Boox Go 6 Gen II mempertahankan layar sentuh E Ink berukuran 6 inci dengan resolusi 1448 x 1072. Panel ini sudah dibekali pencahayaan yang dapat disesuaikan, lengkap dengan pengaturan temperatur warna. Anda bisa membaca dengan nyaman di bawah sinar matahari langsung berkat teknologi yang meminimalkan pantulan, atau beralih ke nuansa hangat saat membaca di ruangan redup sebelum tidur.

Fitur baru yang cukup menarik perhatian adalah dukungan terhadap stylus InkSense Plus. Ini berarti layar e-reader yang tujuan utamanya untuk membaca ini bisa langsung dijadikan kanvas sketsa sederhana atau media untuk membuat anotasi pada dokumen. Dukungan pengenalan tulisan tangan juga ikut disematkan, sehingga catatan yang Anda tulis dengan tangan bisa dikonversi menjadi teks digital.

Desain Terinspirasi Koper dan Empat Pilihan Warna

Bicara soal estetika, perangkat ini hadir dengan sentuhan desain yang tidak biasa. Bagian belakangnya mengusung motif yang terinspirasi dari koper, memberikan kesan klasik sekaligus modern. Bobotnya yang hanya 160 gram dengan ketebalan 6,8 mm membuat e-reader ini sangat nyaman digenggam dengan satu tangan dalam waktu lama.

Dimensinya yang sebesar 149 x 109 mm membuatnya mudah dimasukkan ke dalam saku jas atau tas selempang kecil. Perangkat ini tersedia dalam empat varian warna, yaitu Polum, Stone, Shell, dan Custard. Pilihan warnanya cukup unik dan memberikan ruang personalisasi bagi pengguna yang ingin perangkat bacanya tampil sedikit berbeda dari e-reader hitam putih pada umumnya.

Android 11 dan Konektivitas Modern

Salah satu kekuatan utama e-reader Boox sejak lama adalah penggunaan sistem operasi Android. Boox Go 6 Gen II berjalan di atas Android 11, yang membuka akses penuh ke Google Play Store. Artinya, Anda tidak hanya terpaku pada aplikasi bawaan, tetapi juga bisa menginstal Kindle, Kobo, aplikasi berita, atau bahkan platform menulis seperti aplikasi Office selama masih nyaman dilihat di layar E Ink.

Urusan transfer data, perangkat ini dibekali port USB-C serta dukungan Wi-Fi dual-band. Kehadiran Wi-Fi 5 GHz memastikan proses mengunduh buku atau menyinkronkan dokumen berjalan lebih stabil dan kencang. Kombinasi ini menjadikannya lebih dari sekadar alat baca, melainkan terminal produktivitas ringan untuk konsumsi teks sehari-hari.

Baterai 1.500 mAh untuk Waktu Baca Panjang

Keunggulan khas layar E Ink adalah konsumsi dayanya yang sangat rendah. Boox membekali perangkat ini dengan baterai berkapasitas 1.500 mAh. Dalam penggunaan normal sebagai pembaca buku, daya sebesar itu sanggup menemani Anda selama berhari-hari, bahkan mungkin berminggu-minggu, tanpa harus sering mencari colokan listrik.

Ini menjadikan Go 6 Gen II sebagai teman perjalanan yang andal. Baik saat commuting di kereta, menunggu antrean, atau bersantai di kafe, Anda tidak perlu dibayangi rasa cemas kehabisan baterai. Ketahanan ini tentu menjadi nilai jual besar dibandingkan membaca di layar ponsel yang jauh lebih boros daya.

Harga dan Ketersediaan

Boox Go 6 (Gen II) dipasarkan dengan banderol harga 399 dolar AS atau setara dengan Rp6,4 jutaan untuk pasar global. Dengan patokan harga tersebut, e-reader ini diposisikan di segmen menengah ke atas, bersaing langsung dengan perangkat sekelas dari merek lain yang menawarkan fitur serupa.

Bagi Anda yang menginginkan pengalaman membaca dengan konten berwarna, Boox juga menyediakan alternatif yaitu Boox Tablet Go Color 7. Namun jika prioritas utama adalah membaca teks dengan tajam, membuat catatan menggunakan stylus, serta menginginkan desain ringkas yang stylish, Go 6 Gen II bisa menjadi pilihan yang menarik untuk menemani aktivitas literasi digital Anda.