Traveler Masa Kini Lebih Suka Perjalanan Fleksibel daripada Itinerary Kaku
Cara orang merencanakan liburan perlahan mulai berubah. Jika dulu itinerary disusun jauh-jauh hari dengan jadwal yang serba pasti, kini banyak wisatawan justru memilih perjalanan yang lebih fleksibel dan mudah disesuaikan dengan situasi.
Perubahan tren ini semakin terasa setelah beberapa tahun terakhir masyarakat terbiasa menghadapi perubahan mendadak, mulai dari urusan pekerjaan, kondisi cuaca, hingga penyesuaian agenda pribadi. Akibatnya, fleksibilitas kini menjadi salah satu faktor penting saat memilih tiket pesawat maupun akomodasi perjalanan. Scroll untuk info lebih lanjut, yuk!
Tak sedikit pelancong yang kini lebih berhati-hati sebelum memesan tiket. Bukan hanya mencari harga murah, mereka juga mempertimbangkan apakah jadwal penerbangan dapat diubah tanpa biaya besar jika sewaktu-waktu rencana berubah.
Fenomena tersebut terlihat dari meningkatnya minat terhadap layanan perjalanan yang menawarkan kemudahan reschedule dan pembatalan. Bagi sebagian orang, fitur semacam itu memberi rasa aman saat menyusun agenda liburan, terutama untuk perjalanan keluarga maupun perjalanan singkat yang jadwalnya cukup dinamis.
Head of Flights AirAsia MOVE, Chan Kok Ding, mengatakan kebutuhan wisatawan saat ini memang semakin bergeser ke arah fleksibilitas dan kontrol yang lebih besar terhadap perjalanan mereka.
“Di tengah lanskap perjalanan saat ini, ketika rencana dapat berubah dengan cepat dan para wisatawan mengharapkan kendali yang lebih besar atas perjalanan mereka, kami tetap berkomitmen menghadirkan fleksibilitas sekaligus keterjangkauan. Melalui fitur ‘Gratis Biaya Ganti Penerbangan Satu Kali’, pengguna dapat menyesuaikan rencana perjalanan mereka secara praktis ketika situasi berubah,” ujar Chan Kok Ding, dalam keterangannya, dikutip Rabu 13 Mei 2026.
Menurutnya, kebiasaan bepergian masyarakat saat ini tidak lagi sekadar mengejar destinasi, tetapi juga kenyamanan selama proses perjalanan berlangsung. Karena itu, berbagai platform perjalanan mulai menghadirkan fitur yang mendukung kebutuhan tersebut.
Selain fleksibilitas jadwal, pengalaman perjalanan yang praktis juga menjadi perhatian utama wisatawan modern. Banyak pengguna kini menginginkan semua kebutuhan perjalanan dapat diakses dalam satu aplikasi, mulai dari pemesanan tiket, check-in online, pemantauan status penerbangan, hingga pembelian layanan tambahan seperti bagasi dan pilihan kursi.
Tren ini turut mendorong platform digital perjalanan untuk menghadirkan layanan yang lebih sederhana dan terintegrasi. Salah satunya melalui fitur perubahan jadwal penerbangan tanpa biaya tambahan tertentu, yang mulai banyak diminati terutama oleh generasi muda dan pekerja dengan mobilitas tinggi.
Tak hanya itu, layanan pembatalan fleksibel juga semakin dianggap penting. Banyak wisatawan kini lebih nyaman memilih tiket yang memungkinkan pembatalan atau perubahan jadwal dibanding tiket promo murah yang memiliki aturan ketat.
Chan Kok Ding menambahkan pihaknya akan terus mengembangkan berbagai fitur yang mendukung pengalaman bepergian pengguna.
“Kami akan terus meningkatkan platform ini dengan menghadirkan berbagai fitur untuk mendukung pengalaman perjalanan, sekaligus menghadirkan beragam manfaat eksklusif bagi para pengguna MOVE, semuanya dalam satu aplikasi,” lanjutnya.
Di tengah tren perjalanan yang semakin spontan dan dinamis, fleksibilitas tampaknya bukan lagi sekadar fitur tambahan. Bagi banyak wisatawan, kemudahan mengatur ulang rencana perjalanan kini sudah menjadi bagian penting dari pengalaman liburan itu sendiri.