Detik-detik Kecelakaan Kereta di Bekasi Terekam Penumpang KA Argo Bromo
Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Pasar Turi terlibat kecelakaan dengan KRL Cikarang line di Stasiun Bekasi Timur. Insiden kecelakaan ini terjadi pada Senin 27 April 2026 malam sekitar pukul 20.50 WIB.
Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, akibat kecelakaan kereta tersebut menyebabkan gerbong belakang KRL rusak parah hingga tertembus. Insiden itu memicu kepanikan, baik di antara penumpang maupun orang-orang yang berada di sekitar stasiun.
Salah satu video yang diunggah akun Instagram @net2netnews memperlihatkan detik-detik kejadian. Seorang penumpang Kereta Api Jarak Jauh Bromo Anggrek sempat merekam momen tersebut.
Dalam rekaman terdengar dentuman keras disertai suara kaca pecah. Badan penumpang yang merekam video itu terlihat terhentak hal ini terlihat dari gerakan ponsel yang tiba-tiba bergoyang. Sejumlah penumpang terdengar melantunkan takbir, sementara penumpang perempuan lainnya menyerukan nama Tuhan.
“Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar,” kata seorang pria dalam rekaman suara itu.
“Tuhan Yesus,” kata seorang penumpang wanita.
Penumpang yang ada di dalam kereta jarak jauh itu juga sempat terlihat langsung berpegangan pada kursi di depannya.
“Kecelakaan, kecelakaan ini,” kata pria lain.
“Ketabrak ya ini,” kata penumpang wanita.
Sementara itu, dalam video yang diunggah di akun Instagram @info.jakartabarat, terlihat lokomotif kerta api jarak jauh menembus gerbong bagian belakang KRL. Asap juga terlihat di bagian gerbong belakang tersebut.
“Ini yang nabrak kepalanya (kereta lokomotif) sampai nimbus gerbong wanita paling belakang. Kejadian di Bekasi Timur hari ini tanggal 27 Apri ditabrak dari belakang. Ya Allah, Innalillahi wainailahi rojiun,” kata perekam video itu.
Sementara itu, terlihat sejumlah petugas dan sejumlah orang yang ada di stasiun terlibat berusaha membantu mengevakuasi penumpang. Dari video yang diunggah di akun Instagram @jakarta.terkini, terlihat sejumlah penumpang di gerbong belakang terhimpit.
“Ya Allah ya Allah tabrakan sama kereta jarak jauh ya. Astaghfirullah, Ya Allah ya Allah,” kata perekam video.
Korban Jiwa
Hingga Senin malam 27 April 2026, PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyebut bahwa empat korban dilaporkan meninggal dunia dalam insiden tabrakan KA Jarak Jauh dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Sementara itu sudah ada 38 korban yang sudah dievakuasi.
Menyusul dengan insiden kecelakaan KRL Cikarang Line dengan Kereta Api Jarak Jauh tujuan Gambir- Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, PT KAI Indonesia menyampaikan permohonan maaf.
“PT Kerta Api Indonesia (Persero) menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh penumpang dan petugas mendapatkan penanganan secepat mungkin dan sebaik mungkin. Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait di lapangan,” demikian keterangan resmi KAI dikutip dari Instagram resmi mereka.
PT KAI juga menyebut pihajnya saat ini tengah fokus untuk proses evakuasi penumpang dan awak sarana serta penanganan korban di lokasi kejadian.
“Kami memahami situasi ini menimbulkan kekhawatiran bagi pelanggan dan keluarga yang menunggu kabar. Saat ini seluruh upaya difokuskan pada proses evakuasi penumpang dan awak sarana serta penanganan kroban di lokasi kejadian dengan prioritas utama keselamatan. KAI akan terus memberikan pembaruan informasi secara berkala seirinng perkembangan penanganan di lokasi. Pelanggan yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi layanan resmi KAI melalui media sosial KAI121 WhatsApp 0811-2223-3121 atau Call Center 121,” demikian keterangan resmi KAI.