TNI AU Rekrut 31 Pilot Sipil untuk Awaki Pesawat Angkut dan Helikopter

TNI Angkatan Udara, pilot sipil, TNI AU, TNI AU Rekrut 31 Pilot Sipil untuk Awaki Pesawat Angkut dan Helikopter, Apa latar belakang perekrutan pilot sipil oleh TNI AU?, Bagaimana proses seleksi dan pendidikan yang dijalani?, Apa kaitannya dengan modernisasi alutsista TNI AU?, Mengapa kerja sama dengan sekolah penerbang menjadi penting?

 TNI Angkatan Udara (TNI AU) membuka peluang baru dengan merekrut pilot sipil untuk memperkuat jajaran penerbangnya.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus menjawab kebutuhan operasional di tengah modernisasi alat pertahanan.

Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono menyampaikan bahwa hingga saat ini telah ada 31 pilot sipil yang direkrut untuk menjadi penerbang di lingkungan TNI AU.

"Jadi, benar sekarang sudah ada 31 orang penerbang sipil yang sumbernya dari penerbang sipil kami rekrut menjadi penerbang Angkatan Udara. Mereka kita fokuskan untuk penerbang atau pilot pesawat angkut maupun pesawat helikopter," kata Tonny saat jumpa pers di Mabes TNI AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (9/4/2026) dikutip dari Antara.

Apa latar belakang perekrutan pilot sipil oleh TNI AU?

Tonny menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi penguatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang penerbang.

Selain itu, program ini juga membuka kesempatan bagi pilot sipil untuk mengabdi kepada negara melalui jalur militer.

Perekrutan ini dilakukan seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan penerbang yang profesional dan adaptif, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi di dunia penerbangan.

Bagaimana proses seleksi dan pendidikan yang dijalani?

Para pilot sipil yang direkrut berasal dari sekolah penerbang yang telah menjalin kerja sama dengan TNI AU.

Setelah dinyatakan lolos seleksi, mereka akan mengikuti pendidikan penyesuaian atau standardisasi di Lanud Adisutjipto, Yogyakarta.

"Standardisasi ini maksudnya bahwa kita mempunyai standar dengan level yang sama. Mereka kita tuntut juga mempunyai attitude, kemudian mempunyai skill yang sama dengan penerbang Angkatan Udara," kata Tonny.

Selain itu, TNI AU juga melakukan penyesuaian silabus pendidikan agar materi yang diberikan sesuai dengan standar militer yang berlaku.

Hal ini penting untuk memastikan para pilot sipil dapat beradaptasi dengan sistem dan budaya kerja di lingkungan TNI AU.

Setelah menyelesaikan pendidikan, para penerbang akan ditempatkan di skuadron yang membutuhkan, khususnya untuk mengoperasikan pesawat angkut dan helikopter.

Apa kaitannya dengan modernisasi alutsista TNI AU?

Program perekrutan ini tidak terlepas dari upaya modernisasi alat pertahanan dan keamanan (alpalhankam) yang tengah dilakukan TNI AU. Masuknya berbagai alutsista baru menuntut kesiapan sumber daya manusia yang mumpuni.

Dalam kesempatan sebelumnya, Tonny juga menegaskan pentingnya kerja sama dengan sekolah penerbangan untuk memastikan kesiapan penerbang yang andal dan mampu beradaptasi dengan teknologi terbaru.

Modernisasi ini berjalan seiring dengan validasi organisasi di tubuh TNI AU, yang bertujuan meningkatkan efektivitas dan profesionalisme.

Mengapa kerja sama dengan sekolah penerbang menjadi penting?

Kerja sama dengan sekolah penerbang dinilai sebagai langkah strategis untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul. Melalui kolaborasi ini, TNI AU dapat menjaring calon penerbang potensial sejak dini.

Sebagai langkah konkret, TNI AU juga membuka kesempatan bagi lulusan sekolah penerbangan untuk mengikuti pendidikan Prajurit Sukarela Dinas Pendek (PSDP).

Program ini menjadi salah satu jalur bagi pilot sipil untuk bergabung dan mengembangkan karier di lingkungan militer.

"Kita harapkan mendapatkan penerbang-penerbang yang muda yang mempunyai apa skill yang nantinya juga bisa kita bina menjadi semakin baik," kata Tonny.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang