Lewati Ujian Pertama, Jafar/Felisha Mulai Pede Berprestasi di BAC 2026

Hong Kong, Jafar Hidayatullah, Lewati Ujian Pertama, Jafar/Felisha Mulai Pede Berprestasi di BAC 2026

Ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, lolos ke babak 16 besar Kejuaraan Asia 2026.

Kepastian ini didapatkan berkat kemenangan atas pasangan Hong Kong, Chan Yin Chak/Ng Tsz Yau, di babak pertama, Selasa (7/4/2026).

Berstatus unggulan ketujuh, Jafar/Felisha dipaksa bermain rubber game sebelum mengunci kemenangan 21-19, 15-21, 21-15.

Jafar/Felisha sempat dibuat frustrasi menembus pertahanan tembok Chan/Ng. Pengembalian bolanya juga sangat menyulitkan karena mengarah ke area yang kosong.

Namun, ketenangan di gim ketiga menjadi kunci. Jafar/Felisha tidak panik dan terus berusaha mencari celah untuk menyerang.

Beruntung, lawan kerap melakukan kesalahan service yang menghasilkan poin cuma-cuma buat Jafar/Felis. Kepercayaan diri mereka meningkat.

Usai interval ketiga, Jafar/Felisha tancap gas mendulang poin bermodalkan permainan net ciamik plus smes keras yang mengarah ke badan lawan.

Jafar/Felisha Sempat Miskomunikasi

Jafar menyebut dirinya mengalami sedikit mengalami miskomunikasi dengan Felisha di tengah pertandingan yang membuat mereka hilang fokus.

Hal inilah yang kemudian menjadi momentum lawan mengambil gim kedua, meski belakangan Jafar/Felis bisa kembali mengatur tempo permainan.

"Secara keseluruhan tidak ada masalah, mainnya cukup enak, hanya memang di gim kedua agak lengah," ujar Jafar Hidayatullah dalam keterangan tertulis PBSI. 

Hong Kong, Jafar Hidayatullah, Lewati Ujian Pertama, Jafar/Felisha Mulai Pede Berprestasi di BAC 2026

Ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, meraih kemenangan di Kejuaraan Asia 2026.

"Sempat kendur dan speed-nya terlalu santai. Sudah unggul 8-4 jadi tersusul. Akhirnya panik sendiri." 

"Seperti mau segera balikin temponya lagi, malah gerakan yang buru-buru, jadi beberapa kali miskom sama Felisha," jelasnya.

Tertantang Melangkah Jauh

Menimpali Jafar, Felisha menilai kemampuan membaca pertandingan harus ditingkatkan supaya bisa lebih jeli lagi terhadap perubahan lawan di lapangan.

"Kami harus meningkatkan konsistensi permainan, jaga temponya. Kadang tempo kami tidak berubah tapi lawan yang berubah. Harus bisa cepat menyesuaikan," kata Felisha.

Sukses melewati ujian pertama, Jafar/Felisha yang notabene peraih medali perunggu tahun lalu merasa sedikit lega. Kepercayaan diri mereka perlahan tumbuh.

"Tekanan pasti ada karena tahun lalu hasil kami cukup baik di sini. Tantangannya pasti bagaimana bisa mengulang kembali hasil itu," imbuh Felisha.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang