Gattuso Mundur, Empat Pelatih Ini Bisa Jadi Kandidat Tangani Italia
Kursi pelatih Timnas Italia kini kosong setelah Gennaro Gattuso mundur menyusul kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026.
Federasi sepak bola Italia (FIGC) harus segera mencari pengganti karena jadwal internasional sudah menanti pada Juni mendatang.
Untuk sementara, posisi pelatih akan diisi Silvio Baldini dari tim Italia U21.
Ia menjalankan peran interim sambil menunggu keputusan resmi setelah pemilihan presiden FIGC pada 22 Juni.
Situasi ini mengingatkan pada periode 2018 saat Luigi Di Biagio sempat menjadi pelatih sementara sebelum digantikan secara permanen.
Empat Nama Masuk Daftar Kandidat
Sejumlah nama mulai mengerucut sebagai calon pelatih baru. Empat kandidat utama mencakup Antonio Conte, Roberto Mancini, Massimiliano Allegri, dan Simone Inzaghi.
Conte dan Mancini memiliki pengalaman menangani timnas Italia sebelumnya.
Sementara Allegri dan Inzaghi dikenal lewat prestasi di level klub.
Keempat pelatih tersebut masih terikat kontrak dengan klub masing-masing.
Allegri melatih AC Milan dan Conte menangani Napoli, keduanya masih bersaing di papan atas liga domestik.
Di sisi lain, Inzaghi bekerja di Al Hilal dan Mancini melatih Al Sadd.
Inzaghi disebut memiliki peluang, meski harus menerima penyesuaian gaji jika kembali ke Italia.
Pro dan Kontra Kandidat Pelatih Italia
Setiap nama memiliki latar belakang berbeda. Conte dinilai mampu membangun disiplin saat menangani timnas pada periode sebelumnya.
Mancini membawa Italia menjuarai Euro 2020, tetapi masih dikaitkan dengan kegagalan di kualifikasi Piala Dunia 2022.
Legenda Italia, Gianni Rivera, memberi pandangan terkait kemungkinan kembalinya Mancini.
"Saya merasa kasihan pada Roberto, sungguh," ucap Rivera.
Ekspresi pelatih timnas Arab Saudi, Roberto Mancini, dalam laga babak 16 besar Piala Asia 2023 melawan Korea Selatan di Stadion Education City, Al Rayyan, Qatar, pada Selasa (30/1/2024). Mancini minta maaf karena masuk ruang ganti sebelum babak adu penalti selesai.
"Tapi ketika dia kabur ke Arab Saudi, dia telah mengambil keputusannya sendiri dan membuat semua orang tidak lagi menginginkannya sebagai pelatih."
"Sayangnya, hal inilah yang masih belum dia pahami. Dia memang sudah menyatakan diri siap kembali, tapi dia adalah salah satu yang pertama kali menyebabkan kekacauan di tim nasional."
"Saya harap dia tidak kembali ke kursi pelatih tim nasional kami," lanjutnya.
Sementara itu, pakar transfer Fabrizio Romano menilai Conte memiliki peluang besar untuk ditunjuk.
"Conte memiliki banyak pendukung di internal FIGC."
"Hingga akhir musim ini, kita harus melihat langkah apa yang akan diambil (Presiden Napoli, Aurelio) De Laurentiis jika federasi ingin melanjutkan rencana dengan menunjuk Conte," jelas Romano.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang