KMP Ihan Batak dan Pora-Pora Dioperasikan hingga Tengah Malam, Antisipasi Lonjakan ke Samosir

Jam operasional dua kapal penyeberangan Ajibata-Ambarita, yakni KMP Ihan Batak dan KMP Pora-Pora, hingga tengah malam, untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan dan penumpang selama periode libur Lebaran 2026.
Kebijakan tersebut diambil guna mengurai potensi antrean di lintasan penyeberangan Ajibata-Ambarita yang diperkirakan mengalami peningkatan trafik dalam beberapa hari ke depan.
General Manager ASDP Cabang Danau Toba, Nikson Ambarita mengatakan bahwa peningkatan volume penumpang dan kendaraan diprediksi terjadi seiring meningkatnya minat masyarakat berwisata ke kawasan Danau Toba.
"Penyeberangan Ajibata-Ambarita diprediksi akan mengalami peningkatan yang signifikan dalam beberapa hari ke depan," tutur Nikson Ambarita, Kamis (19/3/2026), dilansir dari Tribun-Medan.
Operasional Kapal Diperpanjang hingga 10 Hari
Perpanjangan jam layanan KMP Ihan Batak dan KMP Pora-Pora hingga tengah malam ini berlaku selama 10 hari ke depan.
Kebijakan ini diharapkan dapat melancarkan arus penyeberangan sekaligus mengurangi antrean kendaraan di pelabuhan.
"Mulai hari ini hingga sepuluh hari kedepan, operasional KMP Ihan Batak dan Porapora akan diperpanjang hingga tengah malam guna mengantisipasi lonjakan kendaraan. Kami berharap langkah ini dapat memperlancar arus penyeberangan dan meminimalisir antrean," lanjutnya.
Perpanjangan operasional ini juga dimaksudkan untuk memberikan kepastian jadwal bagi wisatawan yang berencana berlibur ke Pulau Samosir selama masa libur Lebaran 2026.
"Perpanjangan operasional KMP Ihan Batak dan Porapora hingga tengah malam, juga untuk memberikan kepastian nyeberang kepada para wisatawan yang akan menghabiskan libur lebaran di Pulau Samosir," sambungnya.
Imbauan Pembelian Tiket Online
Selain menambah jam layanan, ASDP mengimbau masyarakat untuk membeli tiket secara daring melalui platform resmi Ferizy.
Langkah ini dilakukan guna mencegah penumpukan kendaraan di pelabuhan keberangkatan serta mempercepat proses keberangkatan.
Armada Dipastikan Laik dan Aman
ASDP memastikan bahwa kedua kapal telah memenuhi seluruh standar keselamatan pelayaran. Pemeriksaan kelaikan kapal juga telah dilakukan sesuai ketentuan otoritas terkait.
"Manajemen PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Danau Toba juga telah memastikan kesiapan armada dan kru kapal dalam kondisi prima, serta tetap mengedepankan aspek keselamatan dan kenyamanan penumpang selama pelayaran," terangnya.
Perpanjangan jam operasional ini juga telah memperoleh persetujuan dari KSOP Utama Belawan dan otoritas terkait di wilayah Danau Toba.
Puncak Arus Wisatawan Diprediksi 20–21 Maret
ASDP memperkirakan puncak arus kendaraan menuju Pulau Samosir akan terjadi pada 20 hingga 21 Maret 2026, seiring meningkatnya minat wisatawan domestik menghabiskan libur panjang di kawasan Danau Toba.
"Dengan adanya penambahan jam operasional KMP Ihan Batak dan KMP Porapora ini, diharapkan masyarakat dapat menikmati perjalanan yang lebih lancar, aman, dan nyaman menuju Pulau Samosir," pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul "Menuju Samosir Makin Ramai, ASDP Siagakan KMP Ihan Batak dan Porapora hingga Tengah Malam"
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang