KA Prameks Diusulkan Sampai Kebumen, Berhenti di 3 Titik Ini

Kebumen, Prameks, KA Prameks Diusulkan Sampai Kebumen, Berhenti di 3 Titik Ini

Rencana memperpanjang rute kereta api Prambanan Ekspres (Prameks) hingga Kabupaten Kebumen mulai menemukan titik terang.

Adapun saat ini kereta api ini hanya beroperasi di rute Yogyakarta (Stasiun Tugu) hingga Stasiun Kutoarjo (Purworejo).

Usulan yang diajukan Pemerintah Kabupaten Kebumen mendapat respons positif dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan kini telah memasuki tahap studi kelayakan teknis.

Usulan perpanjangan rute Prameks sampai di Kebumen tersebut disampaikan dalam audiensi antara Bupati Kebumen Lilis Nuryani dan jajaran PT Kereta Api Indonesia (Persero) di Bandung beberapa waktu yang lalu.

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk mengkaji kemungkinan perpanjangan rute Prambanan Ekspres (Prameks) yang saat ini melayani perjalanan wilayah Yogyakarta dan sekitarnya agar dapat menjangkau Kebumen.

Permudah akses Kebumen-Yogyakarta

Bupati Lilis mengatakan, pengembangan layanan kereta api ini diharapkan mampu meningkatkan akses transportasi publik bagi masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Melalui sinergi antara Pemkab Kebumen dan PT KAI, kami berharap kualitas layanan transportasi publik semakin meningkat. Transportasi yang baik adalah kunci penggerak ekonomi rakyat,” ujar Lilis dalam keterangan resminya pada Minggu (15/3/2026).

Menurut dia, akses transportasi yang lebih mudah akan membuka peluang mobilitas masyarakat yang lebih luas, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun pariwisata.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kebumen, Edi Rianto, menjelaskan bahwa dalam audiensi tersebut terdapat sejumlah poin penting yang dibahas bersama pihak KAI.

Ia mengatakan, salah satu fokus utama adalah usulan perpanjangan relasi Prameks dari Yogyakarta hingga Kebumen dengan beberapa titik pemberhentian di wilayah Kabupaten Kebumen.

Pemkab Kebumen mengusulkan tiga titik stasiun yang dapat menjadi pemberhentian kereta, yakni

  • Stasiun Gombong
  • Stasiun Kebumen
  • Satu alternatif tambahan antara Stasiun Kutowinangun atau Stasiun Prembun

“Usulan tersebut disambut positif oleh PT KAI. Saat ini mereka sedang melakukan kalkulasi teknis terkait operasional dan sarana pendukungnya,” kata Edi.

Selain membahas layanan penumpang, Pemkab Kebumen juga mengusulkan kerja sama di sektor logistik.

Kereta api untuk distribusi produk UMKM

Salah satu gagasan yang diajukan adalah pemanfaatan kereta api untuk mendistribusikan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asal Kebumen dengan tarif khusus.

Melalui skema tersebut, produk-produk lokal diharapkan dapat menjangkau pasar yang lebih luas, terutama kota-kota besar yang terhubung dengan jaringan kereta api nasional.

“Bupati juga mengusulkan agar seluruh rangkaian kereta api yang melintasi jalur selatan dapat berhenti di Stasiun Kebumen dan Stasiun Gombong untuk memaksimalkan pelayanan penumpang,” ujar Edi.

Kebumen, Prameks, KA Prameks Diusulkan Sampai Kebumen, Berhenti di 3 Titik Ini

Jadwal keberangkatan KA Prameks dari stasiun Yogyakarta ke stasiun Kutoarjo PP.

Namun demikian, rencana penambahan titik pemberhentian kereta api tersebut tidak dapat dilakukan secara langsung. Menurut Edi, pihak KAI harus terlebih dahulu menyesuaikannya dengan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka).

Penyesuaian tersebut penting agar perubahan jadwal tidak mengganggu perjalanan kereta api lain yang melintasi jalur selatan Jawa.

“Penambahan titik berhenti harus dihitung secara matang supaya tidak mengganggu waktu tempuh perjalanan kereta api secara nasional,” katanya.

Sebagai tindak lanjut dari audiensi tersebut, tim teknis dari PT KAI dijadwalkan akan melakukan survei lapangan ke Kabupaten Kebumen dalam waktu dekat.

Survei tersebut akan menjadi bagian dari studi kelayakan untuk menilai kesiapan infrastruktur, potensi penumpang, hingga aspek operasional sebelum rencana pengembangan rute Prameks benar-benar direalisasikan.

Jika studi kelayakan menunjukkan hasil positif, perpanjangan rute Prameks hingga Kebumen diyakini dapat menjadi salah satu terobosan penting dalam pengembangan transportasi publik di wilayah selatan Jawa.

"Selain memudahkan mobilitas warga, keberadaan layanan kereta tersebut juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan konektivitas antarwilayah," tutup Sekda.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang