Mudik Lebaran 2026, Alasan Mengapa Anda Harus Datang Lebih Awal ke Stasiun

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mengimbau seluruh calon penumpang yang akan melakukan perjalanan mudik untuk datang lebih awal ke stasiun. Hal ini bertujuan untuk menghindari risiko tertinggal kereta api akibat kepadatan di area stasiun maupun kemacetan lalu lintas.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa aktivitas keberangkatan di sejumlah stasiun besar di Jakarta terus mengalami peningkatan signifikan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H.
“Pelanggan disarankan datang lebih awal sebelum jadwal keberangkatan kereta agar proses boarding dapat berjalan lancar dan perjalanan tetap nyaman tanpa risiko tertinggal kereta,” ujar Franoto dalam keterangan tertulisnya, Minggu (15/3/2026).
Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas
Selain kepadatan di area pemeriksaan tiket (boarding), KAI juga meminta masyarakat memperhitungkan potensi kemacetan di jalan raya menuju stasiun. Mengingat periode mudik Lebaran 2026 sudah memasuki masa sibuk, akses jalan di sekitar stasiun biasanya mengalami lonjakan volume kendaraan.
Hingga H-5 Lebaran, data menunjukkan arus keberangkatan dari wilayah Daop 1 Jakarta terus merangkak naik. Pada Minggu (15/3/2026) saja, tercatat sebanyak 52.008 pelanggan berangkat dari berbagai stasiun di wilayah kerja Daop 1.
Berikut rincian volume keberangkatan di tiga stasiun utama pada hari ini:
- Stasiun Pasar Senen: 19.745 pelanggan.
- Stasiun Gambir: 16.528 pelanggan.
- Stasiun Bekasi: 6.941 pelanggan.
Puncak Arus Mudik Diprediksi 18 Maret
Franoto mengungkapkan bahwa berdasarkan data pemesanan tiket, periode tanggal 16 hingga 20 Maret 2026 menjadi waktu favorit masyarakat untuk pulang ke kampung halaman. Adapun puncak arus mudik diprediksi terjadi pada pertengahan pekan ini.
“Jadi tanggal favorit pemudik itu ada di tanggal 18 yang paling tinggi keberangkatannya, kemudian diikuti 19 Maret, 20 Maret, 17 Maret, dan 16 Maret,” kata Franoto di Jakarta.
Sejumlah kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur masih menjadi destinasi paling banyak diburu oleh pemudik. Kota-kota tujuan favorit tersebut antara lain Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Purwokerto, Bandung, dan Jember.
Ketersediaan Tiket dan Kereta Tambahan
Secara total, KAI Daop 1 Jakarta menyediakan 1.076.000 tempat duduk selama 22 hari masa angkutan Lebaran. Hingga saat ini, tiket yang telah terjual mencapai lebih dari 681.000 unit atau sekitar 63 persen dari total kapasitas.
Meskipun beberapa tanggal sudah menjadi favorit, KAI memastikan tiket kereta api untuk periode Lebaran masih tersedia di tanggal-tanggal lainnya. Untuk mengakomodasi lonjakan penumpang, pihak KAI juga telah menyiapkan sejumlah kereta tambahan.
"Kereta tambahan tersebut terdiri dari 12 perjalanan kereta api dari Stasiun Gambir dan tujuh perjalanan dari Stasiun Pasar Senen. Selain itu, terdapat pula empat perjalanan kereta api motor gratis (Motis) yang diselenggarakan oleh Ditjen Perkeretaapian Kemenhub," pungkas Franoto.
Bagi calon penumpang yang belum memiliki tiket, masyarakat diimbau untuk mengecek ketersediaan secara berkala melalui aplikasi Access by KAI atau mitra resmi penjualan tiket lainnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul KAI Imbau Pemudik Datang Lebih Awal ke Stasiun agar Tak Tertinggal Kereta
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang