Pemudik Wajib Tahu, Ini 6 Titik Rawan Kemacetan di Jalur Arteri Karawang
Memasuki periode arus mudik Lebaran Idul Fitri 2026, sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, diprediksi akan mengalami peningkatan volume kendaraan yang signifikan.
Kondisi tersebut berpotensi memicu kemacetan, terutama di jalur arteri Pantura yang menjadi salah satu jalur utama penghubung antardaerah.
Kepolisian Resor Karawang telah melakukan pemetaan terhadap sejumlah titik yang dinilai rawan kepadatan lalu lintas selama masa mudik.
Selain menyiapkan personel di lapangan, kepolisian juga menyiapkan berbagai skenario pengaturan lalu lintas guna mengantisipasi lonjakan kendaraan.
Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah mengatakan bahwa jalur arteri Karawang menjadi perhatian utama karena merupakan jalur penghubung penting bagi pemudik dari arah Jakarta menuju wilayah Jawa Tengah maupun sebaliknya.
Jalur arteri Karawang sendiri membentang sepanjang kurang lebih 41 kilometer. Jalur ini dimulai dari kawasan Tanjungpura yang berbatasan dengan Kabupaten Bekasi hingga wilayah Gamon, Jatisari, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Subang.
Menurut Fiki, kepolisian telah mengidentifikasi sejumlah titik yang berpotensi menjadi lokasi kemacetan saat arus mudik.
"Untuk jalur arteri sendiri, titik rawan macetnya pertama di Cipendeuy kemudian Terminal Klari," kata Fiki saat dihubungi, Jumat (13/3/2026).
Di mana saja titik rawan macet di jalur arteri Karawang?
Berdasarkan pemetaan yang dilakukan Polres Karawang, terdapat beberapa lokasi yang dinilai memiliki potensi kemacetan tinggi selama musim mudik Lebaran.
Beberapa titik tersebut antara lain:
- Cipendeuy
- Terminal Klari
- Pasar Kosambi termasuk pertigaan yang terdapat rel kereta
- Dawuan pada akses persimpangan Tol Cikampek
- Jomin yang menjadi jalur pertemuan arus kendaraan dari arah Cikopo menuju Subang
- Cikalong yang menjadi titik pertemuan arus dari jalur alternatif sepeda motor
Fiki menjelaskan bahwa kawasan Pasar Kosambi menjadi salah satu titik yang cukup krusial karena adanya perlintasan kereta api yang dapat memperlambat arus kendaraan.
"Kemudian Pasar Kosambi, termasuk pertigaan yang terdapat rel kereta. Lalu Dawuan pada akses persimpangan tol Cikampek," ujarnya.
Selain itu, kawasan Jomin juga diperkirakan mengalami kepadatan karena menjadi simpul pertemuan arus kendaraan dari beberapa arah.
"Kemudian Jomin, dan itu adalah dari Cikopo, akan masuk ke Subang dari arah Cikopo," katanya.
Sementara itu, titik rawan terakhir berada di wilayah Cikalong. Lokasi ini kerap menjadi titik pertemuan arus kendaraan dari jalur alternatif sepeda motor yang kembali bergabung ke jalur utama Pantura.
"Titik terakhir Cikalong. Penyebabnya karena arus dari jalur alternatif untuk sepeda motor masuk ke jalur utama arteri Pantura Karawang," ucapnya.
Bagaimana strategi polisi mengurai kemacetan?
Untuk mengantisipasi kemacetan di jalur arteri, Polres Karawang telah menyiapkan sejumlah langkah pengamanan lalu lintas. Salah satunya dengan menempatkan personel di berbagai titik strategis sepanjang jalur mudik.
Selain itu, kepolisian juga menyiapkan berbagai sarana pendukung lalu lintas untuk membantu pengaturan arus kendaraan.
"Kita siapkan beberapa cara bertindak juga, seperti penempatan personel, kemudian kita siapkan alat-alat lalu lintas seperti traffic cone dan tolo-tolo," ujar Fiki.
Selain penempatan petugas, kepolisian juga melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan jalur mudik tetap aman dan lancar selama periode Lebaran.
Bagaimana kondisi infrastruktur jalan di jalur arteri?
Dari pantauan di lapangan, sejumlah titik jalan berlubang di jalur arteri Karawang telah diperbaiki melalui pengaspalan. Perbaikan tersebut dilakukan dengan menutup lubang-lubang jalan guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Perbaikan tersebut dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum sebagai bagian dari persiapan jalur mudik Lebaran.
Meski demikian, masih terdapat beberapa titik jalan yang belum mendapatkan perbaikan. Salah satunya berada di kawasan depan Kampus Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) 2.
Upaya konfirmasi kepada perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum melalui PPK 1 Jawa Barat juga telah dilakukan. Namun hingga saat ini belum ada keterangan resmi yang diberikan terkait penanganan lanjutan di sejumlah titik jalan yang masih rusak.
Selain mengantisipasi kemacetan di jalur arteri, aparat kepolisian juga menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas pada jalur tol yang melintasi wilayah Karawang.
Beberapa kebijakan yang disiapkan antara lain:
- Penerapan sistem one way pada ruas tol tertentu
- Penerapan contra flow saat terjadi kepadatan kendaraan
- Kebijakan ganjil genap pada waktu-waktu tertentu
Rekayasa lalu lintas tersebut akan diberlakukan mulai dari Gerbang Tol Cikampek Utama hingga ke arah Jawa Tengah menyesuaikan kondisi arus kendaraan di lapangan.
Selain itu, pembatasan operasional kendaraan angkutan barang sumbu tiga atau lebih juga diberlakukan selama masa mudik.
Kebijakan ini berlaku mulai Jumat (13/3/2026) pukul 00.00 WIB hingga Minggu (29/3/2026) pukul 24.00 WIB.
Kendaraan logistik tertentu seperti pengangkut bahan bakar minyak, hewan ternak, pupuk, serta bahan pokok penting tetap mendapatkan pengecualian.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Ini Daftar Titik Rawan Macet di Jalur Arteri Karawang saat Libur Lebaran, Pemudik Wajib Tahu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang