Mirwan Suwarso Sebut Fabregas Harus Pilih Sendiri Pengganti di Como

Cesc Fabregas, Como 1907, Serie A, Liga Italia, Fabregas, Mirwan Suwarso, Mirwan Suwarso Sebut Fabregas Harus Pilih Sendiri Pengganti di Como

Presiden Como, Mirwan Suwarso, menyebut sang pelatih Cesc Fabregas sangat penting bagi klubnya. Setelah memukau bersama Como, Fabregas bak sudah ditakdirkan melatih klub besar.

Strategi racikan Cesc Fabregas mengantar Como 1907 menantang papan atas Serie A Liga Italia 2025-2026.

Como, klub milik pengusaha Indonesia, Hartono bersaudara, kini menduduki peringkat empat klasemen Liga Italia dengan torehan 51 poin dalam 28 pertandingan.

Padahal, baru semusim lalu Como 1907 berpromosi ke Serie A. Fabregas juga turut andil membawa tim beralias Il Lariani ke kasta tertinggi sepak bola Italia, usai menanti selama 21 tahun.

Kala itu, Fabregas yang belum memiliki lisensi kepelatihan UEFA Pro, bertugas sebagai asisten pelatih Osian Roberts. Begitu lisensi melatih di kasta tertinggi dikantongi, musim lalu Fabregas naik jabatan jadi pelatih kepala dan membaw Como finis di posisi 10 klasemen Liga Italia 2025-2026.

Cesc Fabregas, Como 1907, Serie A, Liga Italia, Fabregas, Mirwan Suwarso, Mirwan Suwarso Sebut Fabregas Harus Pilih Sendiri Pengganti di Como

Jean Butez (kanan) berselebrasi dengan Marc-Oliver Kempf di akhir pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Juventus vs Como di Stadion Allianz di Turin pada 21 Februari 2026. (Foto oleh Isabella BONOTTO / AFP)

Dari Serie B Jadi Tim Pemburu Tiket Liga Champions

Lonjakan Como begitu terasa mengingat mereka kini masuk persaingan meraih tiket kelolosan ke Liga Champions 2026-2027.

“Fabregas benar-benar sangat penting bagi kami, tetapi kami akan menjadi orang bodoh jika tidak berpikir bahwa suatu hari ia bisa pergi ke Arsenal, Barcelona, atau Chelsea," ujar Presiden Como asal Indonesia, Mirwan Suwarso, dikutip Tuttomercatoweb dari Rivista Undici.

Ya, kilau Fabregas bersama Como tentu menjadi magnet bagi klub-klub lain. Musim lalu saja Fabregas sudah dikaitkan dengan posisi pelatih di klub-klub besar semodel AC Milan, Inter MIlan, dan AS Roma.

Nama Fabregas musim ini juga mengemuka sebagai kandidat setelah Chelsea memecat Enzo Maresca.

Mirwan Suwarso Sadar Fabregas Punya Mimpi Lebih Besar

Mirwan Suwarso sadar dirinya tidak akan terus bisa menahan Fabregas, yang juga memiliki saham kepemilikan di Como.

"Jika ia terus meraih kemenangan bersama kami atau tetap sukses, meskipun saya tidak bisa berbicara atas namanya, saya rasa ia mungkin memiliki mimpi yang lebih besar," kata Mirwan Suwarso.

Mirwan Suwarso berharap Fabregas sendiri nanti yang bakal menemukan suksesornya di Como 1907.

"Meski begitu, saya berharap selama ia masih di sini, ia membantu kami menyusun rencana kesuksesan juga untuk orang yang kelak akan menggantikannya."

"Bagi saya, ketika ia pergi, jika memang suatu saat ia pergi, seharusnya dialah yang memilih siapa yang akan mengambil tempatnya."

"Ia seharusnya dilibatkan dalam proses pemilihan itu. Sebagai anggota Board of Football, ia juga harus membantu kami menunjuk pelatih berikutnya,” tutur Mirwan Suwarso menjelaskan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang