131.756 Tiket Kereta Lebaran 2026 Terjual, Ini Relasi Favorit dan Jadwal Penjualan
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat pemesanan tiket kereta api untuk masa Angkutan Lebaran 2026 terus berjalan dan masih tersedia.
Hingga Jumat (30/1/2026) pagi, sebanyak 131.756 tiket telah dipesan untuk periode awal keberangkatan Lebaran.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, pemesanan tiket dilakukan sesuai skema H-45. Saat ini, masyarakat sudah dapat membeli tiket untuk jadwal keberangkatan 11 Maret hingga 16 Maret 2026 melalui seluruh kanal resmi KAI.
"Per pukul 10.00 WIB, jumlah tiket yang sudah terjual mencapai 131.756 tiket dan angka ini diperkirakan terus bertambah seiring meningkatnya minat masyarakat merencanakan perjalanan lebih awal," ungkap Anne dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Jumat.
Relasi favorit mulai terlihat
Berdasarkan data sementara KAI, sejumlah relasi mencatat volume pemesanan tertinggi pada periode awal Angkutan Lebaran 2026.
Relasi tersebut didominasi perjalanan dari dan menuju kota-kota besar.
Sepuluh relasi dengan pemesanan tertinggi antara lain:
- Yogyakarta - Gambir
- Pasarsenen - Lempuyangan
- Lempuyangan - Pasarsenen
- Gambir - Yogyakarta
- Pasarsenen - Purwokerto
- Yogyakarta - Surabaya Gubeng
- Pasarsenen - Kutoarjo
- Pasarsenen - Surabaya Pasar Turi
- Bandung - Gambir
- Gambir - Cirebon.
KAI menilai pola tersebut mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat pada jalur utama Jawa selama periode awal mudik Lebaran.
Jadwal penjualan tiket Lebaran 2026
KAI membuka penjualan tiket Lebaran 2026 secara bertahap dengan skema H-45 untuk mengatur lonjakan penumpang dan menjaga kelancaran perjalanan.
Dengan sistem ini, calon penumpang dapat merencanakan mudik lebih tertib.
"Dengan sistem H-45, pelanggan memiliki waktu yang cukup untuk menyusun rencana perjalanan. Ini juga membantu KAI dalam mendistribusikan arus penumpang agar lebih merata selama masa Angkutan Lebaran," kata Anne.
Berikut jadwal penjualan tiket kereta api Lebaran 2026:
- 25 Januari 2026: keberangkatan 11 Maret 2026
- 26 Januari 2026: keberangkatan 12 Maret 2026
- 27 Januari 2026: keberangkatan 13 Maret 2026
- 28 Januari 2026: keberangkatan 14 Maret 2026
- 29 Januari 2026: keberangkatan 15 Maret 2026
- 30 Januari 2026: keberangkatan 16 Maret 2026
- 31 Januari 2026: keberangkatan 17 Maret 2026
- 1 Februari 2026: keberangkatan 18 Maret 2026
- 2 Februari 2026: keberangkatan 19 Maret 2026
- 3 Februari 2026: keberangkatan 20 Maret 2026
- 4 Februari 2026: keberangkatan 21 Maret 2026
- 5 Februari 2026: keberangkatan 22 Maret 2026
- 6 Februari 2026: keberangkatan 23 Maret 2026
- 7 Februari 2026: keberangkatan 24 Maret 2026
- 8 Februari 2026: keberangkatan 25 Maret 2026
- 9 Februari 2026: keberangkatan 26 Maret 2026
- 10 Februari 2026: keberangkatan 27 Maret 2026
- 11 Februari 2026: keberangkatan 28 Maret 2026
- 12 Februari 2026: keberangkatan 29 Maret 2026
- 13 Februari 2026: keberangkatan 30 Maret 2026
- 14 Februari 2026: keberangkatan 31 Maret 2026
- 15 Februari 2026: keberangkatan 1 April 2026.
KAI mengimbau masyarakat membeli tiket kereta api Lebaran hanya melalui kanal resmi untuk menghindari penipuan dan biaya tambahan.
Kanal resmi penjualan tiket meliputi aplikasi Access by KAI, situs booking.kai.id, Contact Center KAI 121, mitra penjualan resmi, serta agen perjalanan daring yang bekerja sama dengan KAI.
"Kami mengajak masyarakat untuk selalu membeli tiket melalui kanal resmi agar terhindar dari risiko penipuan maupun biaya tambahan yang tidak semestinya," ujar Anne.
KAI menyatakan akan terus memantau perkembangan pemesanan dan memastikan keselamatan, kelancaran, serta kenyamanan perjalanan selama masa Angkutan Lebaran 2026.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang