Kata Tavares Soal Rotasi Posisi Toni Firmansyah yang Berbuah Manis
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, buka suara mengenai perubahan posisi pemain mudanya, Toni Firmansyah pada laga pekan ke-24 melawan Persib Bandung, Senin (2/3/2026).
Bernardo Tavares pun mengungkapkan alasan kebijakan rotasi posisi yang ia lakukan kepada pemain Timnas U23 Indonesia itu.
Sebab, ia melihat pemain tersebut memiliki kemampuan bermain agresif dan cepat, sehingga cocok ditempatkan di posisi winger meski posisi aslinya sebagai gelandang bertahan.
Dirinya puas dengan penampilan yang ditunjukkan Toni Firmansyah di posisi barunya itu. Sepanjang laga, ia bermain agresif di sektor kanan sehingga merepotkan lini pertahanan Persib.
Toni juga berhasil memberi assist bagi gol kedua Persebaya yang dicetak Francisco Rivera dan mengakhiri laga dengan skor 2-2.
“Karena Toni agresif, cepat, dan memiliki teknik bagus. Dia bermain dan memberikan assist sebagai sayap kanan,” kata Bernardo Tavares.
Jawab Kepercayaan Pelatih
Toni Firmansyah sendiri mengaku tidak ada masalah harus bermain di luar posisi aslinya.
Ia merasa senang bisa menjawab kepercayaan yang diberikan pelatih berlisensi UEFA Pro itu dengan memberikan sumbangsih assist dan menyelamatkan tim dari kekalahan.
Pekerjaan Toni pun tak mudah karena harus head to head dengan bek kanan Persib, Eliano Reijnders maupun Federico Barba.
“Bermain di posisi winger tentunya juga itu skema dari Coach Tavares. Sebelum bertanding, saya diberi kepercayaan untuk coba bermain sebagai winger,” ujar pemain asal Surabaya itu.
Kini dengan tampil gemilang di posisi baru, ia mengatakan tidak ingin cepat berpuas diri dan mencoba bermain lebih baik lagi di laga selanjutnya.
“Dari diri saya sendiri, pertama evaluasi di dalam pertandingan dan juga belajar kerja keras untuk menghadapi pertandingan selanjutnya,” kata Toni Firmansyah.
“Pastinya saya selalu siap di taruh di posisi di gelandang maupun winger, tentunya saya siap,” imbuhnya.
Berguinho mendapatkan pengawalan dari Leo Lelis dalam laga pekan ke-24 Super League 2025-2026 Persebaya vs Persib di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, 2 Maret 2026.
Seperti diketahui sepanjang Super League 2025-2026 ini, ia telah bermain sebanyak 18 kali bersama klub berjuluk Bajul Ijo dengan catatan satu assist dan tujuh kali terkena kartu kuning.
Tavares Ungkap Alasan Bermain Tanpa Striker Murni
Selain merotasi posisi pemain, strategi berbeda juga ditampilkan Bernardo Tavares di laga melawan Persib kemarin.
Ia memilih bermain tanpa striker murni dan mengandalkan pemain dari posisi winger dan gelandang untuk membongkar rapatnya pertahanan lawan.
Untuk itu, dirinya mengungkapkan bahwa alasannya tidak bermain dengan striker murni karena ingin mengandalkan kolektivitas permainan tim.
Apalagi stok striker murni di tim cukup terbatas, hanya Mihailo Perovic dan Bruno Paraiba.
Sayangnya, sejak debut manis melawan PSIM Yogyakarta, Bruno Paraiba harus menepi karena cedera.
“Jika kita memiliki pemain yang kita rekrut untuk bermain sebagai striker, mungkin kita bisa mencetak lebih banyak gol atau tidak, kita tidak pernah tahu,” ujar pelatih asal Portugal itu.
“Saya pikir dalam permainan kolektif, dinamika, sikap, fokus, dan intensitas terkadang membuat perbedaan. Saya pikir ada momen-momen bagus dalam pertandingan, di mana kita menunjukkan hal itu,” pungkasnya.