Baca Doa Buka Puasa Dulu atau Minum Dulu? Ini Penjelasannya

buka puasa, puasa ramadhan, doa buka puasa, Baca Doa Buka Puasa Dulu atau Minum Dulu? Ini Penjelasannya

Umat Islam sudah memasuki Ramadhan hari ke-14 pada Rabu (4/3/2026) ini. 

Meski begitu, banyak Muslim yang masih bingung mendahulukan mana antara minum seteguk air atau baca doa buka puasa saat tiba azan maghrib.

Persoalan ini mungkin masih sering membuat bingung sebagian umat Muslim setiap kali menjalankan ibadah puasa, khususnya puasa ramadhan.

Diketahui, salah satu amalan yang dianjurkan ialah membaca doa berbuka puasa.

Jika dilihat dari kebiasaan umat muslim, ketika sudah masuk waktu berbuka puasa, ada yang meneguk atau memakan sebutir kurma terlebih dahulu baru kemudian membaca doa berbuka puasa.

Meski demikian, tak sedikit juga yang membaca doa berbuka puasa terlebih dahulu, baru kemudian minum dan makan.

Lantas, manakah yang sebaiknya didahulukan?

Antara minum dan baca doa buka puasa

Dilansir dari Serambinews, Pimpinan Dayah Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Ma’hadal Ulum Diniyyah Islamiyyah Mesjid Raya (MUDI Mesra) Samalanga, Kabupaten Bireuen, Abu Syekh H Hasanoel Basri H atau yang akrab disapa Abu Mudi menjawab soal kebingungan ini.

Menurut Abu Mudi, meneguk segelas air dan memakan sebiji kurma adalah hal yang harus didahulukan dalam berbuka puasa.

Hal ini lantaran dalam doa berbuka puasa, ada kalimat "Wa’ala rizqika afthartu" yang memiliki arti "atas rezeki pemberian-Mu aku telah berbuka".

“Kalau duluan kita baca doa (berbuka puasa), maka sudah berbohong di situ. Karena dalam doa berbuka puasa yang berbunyi ‘Wa’ala rizqika afthartu’, memiliki arti ‘Atas rezeki pemberian-Mu aku telah berbuka’," ujarnya.

“Kenyataannya kan belum (meneguk segelas air),” sambungnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, dalam hal berbuka puasa, sebaiknya Muslim meminum dulu sedikit air dan memakan beberapa biji kurma baru kemudian membaca doa berbuka puasa.

“Jadi, dalam berbuka puasa didahulukan berbuka baru kemudian berdoa. Setelah itu langsung mendirikan shalat, apakah itu sendiri atau berjamaah,” jelas Abu Mudi.

Dilansir dari KompasTV, Penyuluh Agama Islam Non ASN Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanjungpinang Timur, Ustadz Mhd Munirul Ikhwan juga memberikan jawaban senada.

Menurutnya, membaca doa buka puasa yang paling benar adalah setelah makan dan minum.

“Jadi baca doa buka puasa itu sesudah buka, misalnya setelah makan kurma dan minum air kemudian baca doa. Adapun sebelum buka hendaknya baca Basmalah atau baca doa mau makan,” ujarnya.

Hal ini seperti yang dijelaskan dalam kitab Hasyiyah I’anah at-Thalibin karangan Syekh Abu Bakar Muhammad Syatha dan juga Syekh Said bin Muhammad Ba’ali, Busyra al-Karim. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang