Sassuolo Tampil "Gila", Nama Jay Idzes Masuk Buku Sejarah
Sassuolo asuhan Fabio Grosso melalui pertandingan "gila" kala melibas Atalanta. Menang dengan 10 orang, nama Jay Idzes dkk disebut layak masuk buku sejarah.
Jay Idzes jadi bagian tim Sassuolo yang secara heroik mampu mengalahkan Atalanta pada pekan ke-27 Liga Italia 2025-2026.
Laga Sassuolo vs Atalanta di Stadion Mapei, Minggu (1/3/2026) berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan kubu tuan rumah.
“Itu adalah pertandingan yang gila. Anak-anak ini menuliskan nama mereka dalam buku sejarah klub ini,” ujar Grosso kepada DAZN Italia, dilansir dari Football Italia.
Bukan hal yang aneh apabila Grosso menyebut duel Sassuolo vs Atalanta sebagai laga yang "gila"
Grosso sendiri mungkin tak menyangka anak asuhnya bisa menang melawan satu-satunya wakil Italia yang tersisa di Liga Champions musim ini tersebut, setelah Andrea Pinamonti kena kartu merah pada menit ke-16.
Sassuolo kehilangan Pinamonti yang diganjar kartu merah langsung akibat menekel keras pergelangan kaki Berat Djimsiti.
Sassuolo Tampil Solid dengan 10 Pemain
Menyerah? Sassuolo ternyata memilih jalan lain. Mentas dengan 10 orang, Sassuolo arahan Grosso malah mampu bikin dua gol via Ismael Kone (23) dan Kristian Thorstvedt (69').
Atalanta yang unggul jumlah pemain, dibuat kesulitan menembus pertahanan Sassuolo yang menempatkan Jay Idzes dan Tarik Muharemovic sebagai palang pintu.
Tim tamu hanya bisa mendapatkan gol hiburan melalui sepakan Yunus Musah (88') dua menit jelang bubaran.
Pada menit-menit akhir laga, Atalanta mendapatkan kans apik melalui tandukan Giorgio Scalvini. Namun, bola hanya menggetarkan mistar gawang Sassuolo setelah sempat ditepis kiper Sassuolo, Arijanet Muric.
Jay Idzes (kiri) berduel dengan Rasmus Hojlund dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Napoli vs Sassuolo di Stadion Diego Armando Maradona di Napoli pada 17 Januari 2026. (Foto oleh Carlo Hermann / AFP)
Blok Krusial Jay Idzes
Jay Idzes juga membuat blok krusial terhadap upaya Nikola Krstovic. Sang bek Timnas Indonesia sampai meringkuk kesakitan usai bertubrukan badan dengan Krstovic.
"Para bek kami tampil solid dan penuh determinasi, tidak mudah menjaga konsentrasi seperti itu selama 90 menit,” ujar Grosso.
“Kami senang bisa meraih poin-poin penting, dan melakukannya lewat penampilan seperti ini,” ucap pria yang semasa bermain pernah mengantar Italia jadi juara Piala Dunia 2006 itu.
Sassuolo pun memenangi lima dari enam pertandingan terakhir mereka di Serie A. Jika dikerucutkan dalam tiga partai terkini, Neroverdi selalu meraup hasil sempurna.
“Semua orang bekerja sangat keras hari ini, baik yang menjadi starter maupun yang masuk dari bangku cadangan."
"Kami sering bermain sangat menyerang dan ambisius, tetapi anehnya hari ini kami justru menghabiskan energi lebih sedikit dari biasanya karena tingkat konsentrasi yang sangat tinggi,” tambahnya.
“Anak-anak saya melakukan sesuatu yang benar-benar luar biasa hari ini,” tutur Grosso.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang