Update Bursa Transfer Como 1907: Bukan Jay Idzes, Lariani Buru Bek Tengah Sassuolo yang Ini

Pemain Timnas Indonesia Jay Idzes bersama Tarik Muharemovic di Sassuolo
Pemain Timnas Indonesia Jay Idzes bersama Tarik Muharemovic di Sassuolo

Como 1907 diharapkan untuk bergerak semakin aktif di bursa transfer musim panas. Mereka sedang memburu bek tengah dari Sassuolo, namun bukanlah Jay Idzes.

I Lariani berhasil menciptakan sejarah pada musim 2025-2026 ini. Mereka berhasil menembus empat besar di klasemen akhir Liga Italia, dan karena itu layak tampil di Liga Champions pada musim ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Musim depan akan menjadi musim bersejarah bagi Como yang tidak pernah tampil di kompetisi Eropa sepanjang sejarah klub. Terlebih, kesempatan perdananya adalah tampil di Liga Champions, yang merupakan kasta tertinggi sepak bola Eropa.

Walau begitu, Cesc Fabregas perlu merombak skuadnya di bursa transfer musim panas. Klub yang dimiliki oleh pengusaha Indonesia itu pun diharapkan aktif di bursa transfer.

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, bisa kembali ke Como setelah masa pinjamannya habis bersama Cremonese. Kehadiran Audero akan berguna untuk Fabregas untuk memenuhi kuota pemain homegrown.

Como memerlukan delapan pemain untuk didaftarkan sebagai homegrown. Di skuad mereka saat ini, baru ada Edoardo Goldaniga yang bisa didaftarkan.

Mereka dikaitkan dengan sejumlah pemain lokal Italia yang berstatus homegrown. Namun, homegrown bukan sekadar pemain berkebangsaan Italia, melainkan mereka yang dilatih klub Italia setidaknya selama tiga tahun beruntun sebelum berusia 21 tahun.

Audero, meski sudah dinaturalisasi Indonesia, tetap berstatus homegrown. Sebab, dia menghabiskan sepanjang kariernya di Liga Italia, dengan memperkuat Juventus pada level akademi.

Di sisi lain, ada pemain Timnas Indonesia lainnya yang sedang bersinar di Liga Italia, yaitu Jay Idzes. Namun, kapten Timnas Indonesia tak termasuk homegrown.

Idzes sudah hadir di Liga Italia sejak 2023 usai direkrut Venezia, namun usianya pada saat itu sudah 23 tahun. Dia bersinar di Sassuolo pada musim ini, dengan mengalami peningkatan harga pasaran hingga 14 juta euro, menurut Transfermarkt.

Dia menjadi tulang punggung Sassuolo di sepanjang musim bersama Tarik Muharemovic. Berbeda dengan Idzes, Muharemovic sedang ramai peminat.

Harga pasarannya juga sedang meningkat, dengan banyaknya klub yang tertarik. Menurut warta dari Sky Sports Italia, Como termasuk salah satu di antaranya.

Lariani diklaim sudah bergerak untuk Muharemovic. Namun, mereka harus bersaing dengan sang juara Liga Italia, Inter Milan, untuk mendapatkan tanda tangannya.

“Como sedang berupaya memperkuat skuadnya untuk Liga Champions. Di antara opsi pemain bertahan yang dipantau adalah Tarik Muharemovic, bek tengah asal Bosnia yang memiliki musim gemilang bersama Sassuolo. Tuntutan klub Emilia Romagna saat ini sangat tinggi, dan dalam beberapa pekan terakhir, Inter Milan juga telah menanyakan tentang pemain tersebut,” tulis Sky Sports Italia.

Keuntungan lain untuk Como adalah Muharemovic bakal terhitung homegrown. Sang bek tengah berkebangsaan Bosnia telah dibina di sepak bola Italia sejak 2021 silam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia direkrut oleh Juventus pada saat masih berusia 18 tahun. Muharemovic kemudian pergi ke Sassuolo pada 2024, ketika usianya 21 tahun, secara peraturan, dia telah memenuhi persyaratan homegrown karena menghabiskan tiga musim di sepak bola Italia sebelum berusia 21 tahun.

Dengan demikian, tak heran jika Como berniat untuk lebih memilih merekrutnya ketimbang Jay Idzes. Di sisi lain, masa depan Idzes juga masih dipertanyakan menjelang bursa transfer musim panas. (rda)