Cagliari Vs Inter Milan: Lautaro Martinez Masuk Buku Sejarah Nerazzurri
Pertandingan Cagliari vs Inter Milan di pekan keenam Liga Italia 2025-2026 menjadi panggung bersejarah bagi Lautaro Martinez.
Lautaro Martinez menyumbangkan torehan satu gol dalam laga Cagliari vs Inter Milan di Stadion Unipol Domus, Minggu (28/9/2025), yang berakhir 0-2.
Sementara satu gol lainnya diciptakan oleh bomber muda Inter Milan, Francesco Pio Esposito di menit ke-82.
Lautaro membuka keunggulan pada menit kesembilan lewat sundulan memanfaatkan umpan silang Alessandro Bastoni.
Gol ini menjadi torehan keduanya di Serie A musim ini sekaligus catatan impresif atas lawan yang sudah sering ia jebol.
Sepanjang kariernya, Lautaro kini sudah mencetak 12 gol ke gawang Cagliari dari 12 pertemuan di semua kompetisi.
Catatan tersebut menjadikan Cagliari sebagai tim yang paling sering dijebol olehnya.
Namun, rekor ini masih berada di bawah Francesco Totti dengan 14 gol dan Ciro Immobile dengan 13 gol ke gawang klub asal Sardinia itu.
Lampaui Rekor Sandro Mazzola
Lautaro Martinez (kanan) meninggalkan lapangan pada akhir pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Inter Milan vs Udinese di Stadion San Siro di Milan pada 31 Agustus 2025. (Foto oleh Isabella BONOTTO / AFP)
Meskipun begitu, gol Lautaro kali ini juga membuat namanya masuk buku sejarah Inter Milan.
Dilansir dari Opta, gol tersebut merupakan gol ke-117 Lautaro di Liga Italia.
Jumlah ini melewati catatan legenda Nerazzurri, Sandro Mazzola, yang membukukan 116 gol.
Mazzola sendiri bukan sosok sembarangan. Ia merupakan runner up Ballon d’Or 1971 di belakang Johan Cruyff.
Dengan melampaui catatan Mazzola, Lautaro kini berstatus sebagai pencetak gol terbanyak kelima sepanjang sejarah Inter di Serie A.
Untuk naik lebih tinggi, Lautaro harus mengejar torehan Giuseppe Meazza (197 gol), Benito Lorenzi (138 gol), Istvan Nyers (133 gol), dan Alessandro Altobelli (128 gol).
Respons Lautaro Martinez
Meski berhasil mencetak rekor pribadi, Lautaro lebih menekankan pentingnya kemenangan tim atas Cagliari.
Ia menilai hasil ini menegaskan kapasitas Inter sebagai kandidat juara Serie A.
“Kami telah berjuang sampai akhir di setiap turnamen selama bertahun-tahun, meskipun faktanya orang-orang selalu siap menyerang kami,” ucap Lautaro, dikutip dari Football Italia.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.