Dari Sampah Elektronik jadi Mahakarya
Penyerahan ini merupakan puncak dari rangkaian program bertajuk E-Waste Recycling for A Better Planet yang merupakan upaya LG bagi perluasan kesadaran pada pengelolaan sampah elektronik di Indonesia.
"Menjadi harapan kami, karya seni ini dapat mendukung upaya menumbuhkan kesadaran pada sampah elektronik dan pengelolaannya sejak usia dini," kata President of LG Electronics Indonesia, Ha Sang-chul.
Seiring perkembangan gaya hidup dengan semakin banyak penggunaan alat elektronik, dikatakannya pula, perluasan kesadaran akan pengelolaan bertanggung jawab pada limbah elektronik ini menjadi bentuk kepedulian pada penciptaan lingkungan yang berkelanjutan.
"Hal inilah yang menjadi tujuan besar rangkaian program dibalik penyerahan karya seni instalasi ini," jelasnya. Berjalan sebagai rangkaian besar edukasi pentingnya pengelolaan sampah elektronik, E-Waste Recycling for A Better Planet dihelat LG sepanjang September hingga Oktober 2025.
Sepanjang masa tersebut, LG mengajak masyarakat mengumpulkan perangkat elektronik yang sudah tidak terpakai untuk didaur ulang. Untuk memudahkan partisipasi, LG menyediakan kotak pengumpulan di enam lokasi yang berbeda. Sejumlah 350 kilogram sampah elektronik berhasil terkumpul sepanjang program tersebut.
Bukan itu saja. LG Electronics menggandeng organisasi Liberty Society Indonesia yang dikenal fokus pada penciptaan produk dari daur ulang kemudian mengolah sampah elektronik tadi menjadi berbagai barang bernilai.
Lebih lanjut terkait penyerahan ini, terdapat satu buah karya seni instalasi yang diberikan untuk mendukung kesadaran pengelolaan sampah elektronik di lingkungan SDN 8 Ragunan ini. Karya seni instalasi ini menyiratkan pesan kewaspadaan akan risiko pengelolaan tak bijak bagi sampah elektronik.
Dihasilkan dari aneka jenis sampah elektronik sepanjang pengumpulannya dalam program E-Waste Recycling for A Better Planet, karya seni ini merupakan buah karya seniman Angelika Saraswati. Selain sebagai seniman, dirinya juga dikenal sebagai salah seorang pegiat di Liberty Society Indonesia.
"Penyerahan karya seni instalasi ini diharapkan bisa menjadi pemantik bagi tumbuhnya berbagai gerakan dengan visi yang sama dengan tujuan besar menciptakan kehidupan lebih baik bagi generasi sekarang dan masa mendatang," papar Ha Sang-chul.