Surya Paloh Bicara Makna Ramadan di Hadapan Puan Hingga Anies, Begini Katanya
Ketua Umum Partai NasDem (Nasional Demokrat) Surya Paloh, mengatakan Ramadan harus dimaknai lebih luas dari sekadar ibadah menahan lapar dan dahaga.
Bulan suci ini, kata dia, menjadi ruang refleksi untuk memperkuat komitmen kebangsaan dan pengabdian. Hal itu dikatakannya saat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem menggelar buka puasa bersama anak yatim di Jakarta dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
“Ramadan menjadi momentum untuk mempersucikan semangat dan memperkuat spirit pengabdian kita dalam memaknai kehidupan berbangsa dan bernegara,” tuturnya dikutip Jumat, 20 Februari 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran fungsionaris DPP serta anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, sekaligus menjadi momentum memperkuat silaturahmi dan solidaritas di bulan suci Ramadan.
Paloh, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara tersebut. Ia mengapresiasi kehadiran para tamu undangan yang memenuhi undangan partai untuk berbuka puasa bersama.
“Kami bersuka cita dan berbesar hati atas kehadiran Bapak dan Ibu sekalian yang berkenan memenuhi undangan DPP Partai NasDem untuk berbuka puasa bersama,” ujar dia.
Menurutnya, buka puasa bersama bukan sekadar agenda seremonial, tetapi memiliki makna mendalam dalam menjaga hubungan dan mempererat kebersamaan.
“Berbuka puasa bersama memberikan makna tersendiri agar hubungan silaturahmi yang telah terbangun tetap terjaga, bahkan semakin diperkuat melalui kebersamaan kita,” katanya.
Ia berharap nilai-nilai yang terkandung dalam Ramadan mampu menjadi energi moral dalam perjalanan ke depan. Spirit kebersamaan dan kepedulian sosial, lanjutnya, harus terus dirawat demi memperkuat fondasi kehidupan berbangsa.
“Kita harus menjaga spirit kebersamaan dan kepedulian sosial agar makna bulan suci ini memberi arti penting bagi perjuangan kita bersama membangun bangsa yang kita cintai,” kata dia.
Kehadiran anak-anak yatim dalam kegiatan tersebut disebut sebagai wujud komitmen Partai NasDem untuk menumbuhkan empati dan solidaritas sosial. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah.
Sejumlah tokoh nasional turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Ketua DPR RI Puan Maharani, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Sari Yuliati, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Anies Baswedan, Presiden PKS Almuzammil Yusuf, Waketum PKB Jazilul Fawaid, serta Wakil Ketua PBNU KH Zulfa Mustopa.