Top 5.700+ Anak Ojol Terima Beasiswa GrabScholar, Andy F. Noya: Ini Kesempatan untuk Keluar dari Kemiskinan
Grab Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung akses pendidikan melalui program beasiswa GrabScholar. Hal itu disampaikan Chief Executive Officer Grab Indonesia, Neneng Goenadi, dalam acara GrabScholar Awarding Ceremony yang digelar di Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis, 12 Februari 2026.
Dalam sambutannya, Neneng menyampaikan kebanggaannya terhadap para penerima beasiswa yang dinilai memiliki semangat dan prestasi tinggi setelah melalui proses seleksi ketat dari puluhan ribu pendaftar.
“Saya sangat bahagia setiap memberikan GrabScholar. Saya bangga sekali atas semangat dan prestasi adik-adik penerima beasiswa yang sudah tersaring dari 56 ribu pendaftar,” ujar Neneng.
Ia menegaskan, program beasiswa ini dirancang untuk memastikan dukungan pendidikan yang inklusif sekaligus menjadi bagian dari kontribusi perusahaan terhadap masa depan bangsa.

Sejak diluncurkan pada 2022, program tersebut telah menjangkau 5.700 penerima beasiswa. Khusus tahun 2025, jumlah penerima tercatat sebanyak 2.316 siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi.
Dari total tersebut, 2.286 penerima berasal dari jenjang pendidikan dasar dan menengah, sementara 30 lainnya merupakan mahasiswa perguruan tinggi.
Neneng juga menyoroti komitmen inklusivitas dalam program ini. Hingga kini, tercatat 38 penyandang disabilitas telah menerima manfaat beasiswa, dengan 14 penerima berasal dari tahun 2025.
Selain bantuan dana pendidikan, para penerima juga memperoleh pendampingan selama program berlangsung. Khusus mahasiswa, persiahaan ojek online (ojol) ini turut menyediakan fasilitas laptop guna mendukung kebutuhan pembelajaran.
“Buat kami pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan. Kami berharap bisa terus berkolaborasi lintas sektor untuk membuka kesempatan akses pendidikan bagi keluarga besar kami,” katanya.
Neneng menyebut, program ini dijalankan Grab bersama BenihBaik guna memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran.
Founder BenihBaik, Andy F. Noya, dalam kesempatan yang sama menekankan bahwa kesempatan pendidikan melalui GrabScholar merupakan peluang besar yang tidak dimiliki semua anak.
Ia menilai para penerima beasiswa merupakan anak-anak terpilih yang memiliki kualitas dan prestasi.
“Saya yakin ini bukan kebetulan. Kesempatan ini harus diberikan nilai tinggi karena ada tanggung jawab besar dari orang tua dan anak-anak penerima,” ujar Andy.
Jadikan kesempatan ini untuk meningkatkan kemampuan adik-adik. Ini adalah kesempatan untuk keluar dari kemiskinan. Anak-anak yang memiliki kesempatan mendapat pendidikan adalah anak-anak yang sukses. Jadi kita harus mengawal dan menjaga,” sambungnya.
Ia juga menyoroti masih banyak anak di berbagai daerah yang tidak berani bermimpi tinggi karena keterbatasan ekonomi keluarga. Kondisi tersebut, menurutnya, harus diubah melalui dukungan pendidikan.
Sebagai informasi, program Beasiswa GrabScholar merupakan hasil kolaborasi Grab dan BenihBaik sejak 2022, yang menyasar masyarakat umum serta keluarga mitra Grab baik roda dua, roda empat, serta merchant.
Penerima beasiswa memperoleh dukungan biaya pendidikan. Untuk siswa SD hingga SMA diberikan bantuan tunai satu kali dengan pencairan bertahap. Sementara mahasiswa S1 mendapat bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga delapan semester serta biaya hidup bulanan maksimal empat tahun.
Sejumlah perguruan tinggi yang bermitra dalam program ini antara lain IPB University, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Diponegoro, Universitas Brawijaya, Universitas Padjadjaran, dan Universitas Sriwijaya.