Ini Perjalanan Panjang James Van Der Beek Melawan Kanker Stadium 3

Ini Perjalanan Panjang James Van Der Beek Melawan Kanker Stadium 3, Ditemukan setelah pemeriksaan rutin, Merasa sehat sebelum diagnosis, Jujur kepada anak-anak, Tetap berkarya di tengah pengobatan, Tahun terberat dalam hidupnya, Perjuangan yang berakhir damai

Aktor Dawson’s Creek James Van Der Beek meninggal dunia pada 11 Februari 2026 di usia 48 tahun setelah berjuang melawan kanker kolorektal stadium 3 selama lebih dari dua tahun.

Kabar duka itu disampaikan sang istri, Kimberly Van Der Beek, melalui Instagram, seperti dikutip dari People (11/2/2026).

“James David Van Der Beek meninggal dengan tenang pagi ini. Ia menjalani hari-hari terakhirnya dengan keberanian, iman, dan ketenangan,” tulis Kimberly.

Ditemukan setelah pemeriksaan rutin

Kanker yang diderita Van Der Beek pertama kali ditemukan pada Agustus 2023 setelah ia menjalani kolonoskopi rutin.

Dalam wawancara dengan People pada November 2024, ia mengatakan awalnya tidak merasa terlalu khawatir.

Ia hanya mengalami perubahan kebiasaan buang air besar dan mengira perlu mengubah pola makan.

“Saya pikir mungkin harus berhenti minum kopi atau mengurangi krimer. Tapi setelah saya ubah dan tidak membaik, saya memutuskan untuk memeriksakannya,” ujarnya.

Hasil pemeriksaan justru membuatnya terkejut.

“Dokter mengatakan itu kanker. Saya langsung syok,” katanya.

Merasa sehat sebelum diagnosis

Ini Perjalanan Panjang James Van Der Beek Melawan Kanker Stadium 3, Ditemukan setelah pemeriksaan rutin, Merasa sehat sebelum diagnosis, Jujur kepada anak-anak, Tetap berkarya di tengah pengobatan, Tahun terberat dalam hidupnya, Perjuangan yang berakhir damai

James Van Der Beek menghadiri pemutaran Overcompensating di Los Angeles, California, Amerika Serikat, pada Rabu (14/5/2025). Aktor Dawson's Creek James Van Der Beek meninggal di usia 48 setelah berjuang diam-diam melawan kanker usus stadium 3 sejak 2023.

Van Der Beek mengaku selama ini merasa tubuhnya dalam kondisi sangat baik.

“Saya selalu mengaitkan kanker dengan usia atau gaya hidup tidak sehat. Padahal kondisi jantung dan kebugaran saya sangat baik,” tuturnya kepada People (3/11/2024).

Ia menjelaskan bahwa menjalani kanker terasa seperti pekerjaan penuh waktu karena harus menjalani pemeriksaan, mengatur pengobatan, dan menghadapi banyak ketidakpastian. Hal yang paling berat baginya adalah memberi tahu keluarga dan anak-anaknya.

“Menyampaikan kabar itu membutuhkan energi besar. Saya terbiasa menjadi orang yang menjaga semua orang. Tiba-tiba saya harus mengatakan bahwa saya sakit,” katanya.

Jujur kepada anak-anak

Van Der Beek dan Kimberly memiliki enam anak. Dalam wawancara dengan Today, ia mengatakan memilih untuk jujur kepada anak-anaknya sesuai usia dan pemahaman mereka.

“Mereka tahu kalau Ayah sedang tidak baik-baik saja. Mereka bisa merasakan kalau Ayah kesakitan. Kalau tidak dijelaskan, justru membingungkan mereka,” ujarnya.

Ia menceritakan anak-anaknya sering membantu dengan cara sederhana, seperti membuatkan teh atau menanyakan kebutuhannya. Pengalaman itu mengubah cara pandangnya sebagai orangtua.

“Mereka layak dicintai hanya karena menjadi diri mereka sendiri,” katanya dalam podcast Whine Down with Jana Kramer pada Maret 2025.

Tetap berkarya di tengah pengobatan

Meski menjalani pengobatan, Van Der Beek tetap kembali bekerja. Pada Mei 2025, ia diumumkan bergabung dalam serial prekuel Legally Blonde, Elle. Ia juga tampil di The Masked Singer pada Maret 2025.

“Hal terbaik dari bekerja adalah kanker tidak ada di antara ‘action’ dan ‘cut’,” katanya.

Ia mengatakan bekerja memberinya ruang untuk fokus pada hal lain dan melupakan penyakitnya sejenak. Dalam wawancara terakhirnya di Today pada 19 Desember 2025, ia mengatakan kondisinya membaik dibanding beberapa bulan sebelumnya.

“Perjalanannya lebih panjang dari yang saya kira. Butuh kesabaran, disiplin, dan kekuatan yang bahkan tidak saya tahu saya miliki,” ujarnya.

Tahun terberat dalam hidupnya

Saat berulang tahun ke-48 pada 8 Maret 2025, Van Der Beek menyebut setahun terakhir sebagai tahun terberat dalam hidupnya.

Ia mengatakan harus menghadapi rasa takut akan kematian dan kehilangan perannya sebagai suami, ayah, dan pencari nafkah.

“Saya tidak bisa lagi menjadi suami yang membantu atau ayah yang mengangkat anak-anak ke tempat tidur,” katanya dalam video refleksi yang ia unggah.

Namun ia juga menemukan pelajaran penting dari perjalanan tersebut.

“Tidak apa-apa jika tidak tahu. Tidak apa-apa berada di titik terendah. Mungkin itu bagian dari perjalanan,” ujarnya.

Perjuangan yang berakhir damai

Pada pagi 11 Februari 2026, perjuangan itu berakhir. Kimberly mengatakan suaminya pergi dengan tenang dan meminta ruang privasi bagi keluarga.

James Van Der Beek meninggalkan istri dan enam anak, serta kisah tentang keberanian menghadapi penyakit dengan keterbukaan.

Perjalanannya menjadi pengingat bahwa kanker bisa terjadi pada siapa saja, bahkan pada orang yang merasa sehat dan aktif.

Bagi Van Der Beek, perjuangan ini bukan hanya tentang melawan penyakit, tetapi juga tentang belajar menerima keadaan, menghargai waktu, dan tetap mencintai hidup di tengah keterbatasan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang