Jangan Coba-coba Mengubah Viskositas Oli Mobil, Bisa Cepat Rusak

Bagi Anda para pemilik mobil, tidak boleh terlewat melakukan perawatan rutin. Termasuk mengenai mengganti oli mesin secara berkala.

Hal ini penting agar seluruh ruang dapur pacu bisa terlumasi. Sehingga dapat bekerja secara maksimal ketika kendaraan roda empat Anda digunakan.

Akan tetapi, dalam mengganti oli mesin mobil tidak boleh sembarangan. Harus memperhatikan viskositas atau kekentalan yang dianjurkan oleh pabrikan.

“Jangan coba-coba mengubah viskositas oli (mobil),” ungkap Rifat Sungkar, Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia dalam diskusi Forwot dengan tajuk Indonesia Automotive Outlook 2026.

memilih oli mobil

Menurut Rifat, pemilik mobil keluaran terbaru atau modern harus memperhatikan hal ini. Jangan sampai salah menggunakan pelumas maupun suatu produk.

Sebab kendaraan roda empat keluaran tahun lama dan terkini, memiliki karakteristik mesin berbeda meski mempunyai kubikasi serupa.

“Mesin mobil zaman dulu, ukurannya gede dan lebar. Lalu mempunyai boring empat silinder dan bisa dikorter 0,25 mm sampai 0,100 mm,” lanjut Rifat.

Akan tetapi untuk jantung pacu pada kendaraan roda empat terkini, ruang mesinnya terbatas serta tidak terlalu besar.

Rifat menjelaskan, liner pada jantung mekanis tersebut semakin tipis. Jarak antara piston satu dengan satunya sangat berdekatan.

“Itu harus patuh sama yang namanya viskositas oli rekomendasi, karena bisa memperpendek umur (usia pakai),” tutur Brand Ambassador Mitsubishi ini.

Lebih jauh dijelaskan, jika menggunakan pelumas dengan tingkat kekentalan berbeda dari rekomendasi pabrik maka bakal membawa dampak buruk.

Pelumas tidak bisa masuk ke celah piston, lalu mempengaruhi kinerja mesin mobil dan membuat cepat rusak.

“Oli yang lebih kental naik temperaturnya lama, tetapi turunnya juga lama. Jadi kalau sudah kepanasan tidak dingin-dingin,” tegas Rifat.

Sementara jika menggunakan oli yang lebih encer, suhu pada dapur pacu bakal cepat naik dan turun.

memilih oli mobil

Sehingga pemilik harus benar-benar memperhatikan viskositas oli, tidak boleh sembarangan memilih sebuah produk.

“Jadi makanya mobil sekarang berapa menit untuk memanaskan mesin mobil? Tidak ada karena dia kayak air, benar-benar langsung naik dalam 10 detik,” pungkas dia.

Oleh sebab itu, Anda disarankan dan diwajibkan mengikuti buku petunjuk kepemilikan. Lalu pastikan menggunakan pelumas sesuai anjuran dari pabrik.