Seorang Wanita Swiss Dorong Pramugari hingga Jatuh ke Lantai demi Bisa Masuk Pesawat

Bandara Ibiza, wanita Swiss, Ryanair, Seorang Wanita Swiss Dorong Pramugari hingga Jatuh ke Lantai demi Bisa Masuk Pesawat

Seorang wanita Swiss berusia 31 tahun ditangkap di Bandara Ibiza, Spanyol, setelah diduga mendorong seorang pramugari hingga terjatuh ke lantai.

Peristiwa itu dibagikan oleh Guardia Civil Spanyol melalui sebuah pernyataan resmi.

Menurut Guardia Civil Spanyol, kejadian berawal saat wanita tersebut ditolak akses masuk karena pintu gerbang telah ditutup.

Namun, penumpang itu diduga menyelinap dan berhasil mencapai tangga pesawat sebelum pihak berwenang tiba.

Kronologi kejadian

Dilansir dari People, Kamis (15/1/2026), kejadian ini terjadi pada Minggu, 4 Januari 2026, di Bandara Ibiza, Spanyol.

Diketahui, wanita Swiss yang berhasil menyelinap itu diduga mendorong seorang pramugari hingga tersungkur ke lantai saat memaksa masuk ke gerbang boarding pada akhir pekan.

Menurut pernyataan yang dibagikan oleh Guardia Civil Spanyol, wanita yang berdomisili di Swiss itu dilaporkan sedang bersiap untuk naik ke penerbangan menuju Barcelona.

Juru bicara bandara mengatakan, insiden terjadi pada penerbangan Ryanair dan menyerahkan komentar kepada pihak maskapai.

Namun, Ryanair belum memberikan pernyataan resmi.

Menurut pernyataan Guardia Civil Spanyol, saat kejadian, kru pesawat meminta bantuan petugas dari Departemen Fiskal dan Perbatasan bandara setelah seorang wanita ditolak boarding dan menolak menerima keputusan tersebut.

Penumpang itu diduga tidak dapat naik pesawat karena gerbang boarding sudah ditutup.

Meski begitu, penumpang itu diduga berhasil mendorong pramugari ke tanah dan menyelinap, sehingga memperoleh akses tidak sah ke gerbang boarding.

Saat petugas Guardia Civil tiba di lokasi, mereka dilaporkan menemukan wanita itu sudah berada di tangga pesawat dengan tujuan untuk naik ke pesawat rute Barcelona.

Pihak berwenang kemudian memberitahunya bahwa ia tidak diizinkan masuk ke pesawat dan harus kembali ke fasilitas bandara.

Namun, wanita tersebut diduga menolak meninggalkan gerbang dan bereaksi secara agresif dan melakukan kekerasan terhadap petugas, menurut pernyataan tersebut.

Hal ini memberi pihak berwenang alasan untuk menahannya.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang