Kunjungi IWIP, Wamen Imigrasi Perkuat Pengawasan Keimigrasian di Kawasan Industri Strategis
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim, mengunjungi Weda Bay Industrial Park (IWIP) di Halmahera Tengah, Maluku Utara, guna memperkuat peran layanan dan pengawasan keimigrasian di kawasan industri strategis tersebut.
Silmy pun meninjau fasilitas keimigrasian yang beroperasi di bandara khusus domestik di IWIP, serta mengunjungi sejumlah fasilitas utama kawasan industri termasuk pelabuhan, pembangkit listrik, fasilitas pengolahan nikel, dan industri baterai.
Dia menegaskan, kehadiran pihaknya di kawasan industri ini memiliki fungsi strategis, dalam memastikan bahwa aktivitas investasi dan mobilitas tenaga kerja berjalan tertib dan mendukung perekonomian nasional.
“Potensi ekonomi di kawasan ini menuntut pelayanan keimigrasian yang kuat dan responsif agar aktivitas industri dan investasi dapat berjalan optimal,” kata Silmy dalam keterangannya, Kamis, 15 Januari 2026.
Kawasan industri IWIP di Halmahera Tengah, Maluku Utara.
Dia juga menekankan, dukungan terhadap kawasan industri merupakan hasil kerja dan sinergi dari berbagai pihak kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Badan Karantina, serta unsur TNI dan Polri.
"Utamanya dalam menjaga agar IWIP berjalan sesuai aturan, dan mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Silmy.
Dia juga menyampaikan bahwa IWIP kini berkembang sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis hilirisasi nikel. Menurutnya, nilai investasi di kawasan tersebut telah mencapai sekitar Rp 500 triliun, dengan tingkat pertumbuhan ekonomi kawasan sekitar 20 persen per tahun atau jauh di atas rata-rata nasional.
Direktur PT IWIP, Scott Ye menyampaikan, kunjungan Wakil Menteri ini memperkuat koordinasi antara pemerintah dan pengelola kawasan. Dia pun mengatakan bahwa pihaknya sangat menyambut baik kunjungan Wakil Menteri dan jajaran kementerian terkait.
"Kehadiran pemerintah di lapangan sangat penting untuk memastikan bahwa operasional kawasan industri, termasuk pengelolaan tenaga kerja dan mitra internasional, berjalan sesuai dengan ketentuan dan sejalan dengan arah kebijakan nasional. Dukungan pemerintah ini membuat penerapan aturan menjadi lebih konsisten dan efektif," kata Scott Ye.
Dia menambahkan, kunjungan ini juga menegaskan peran Imigrasi sebagai bagian dari kehadiran negara di kawasan industri strategis. Melalui pelayanan yang profesional, adaptif, dan terintegrasi dengan instansi lain, Imigrasi menjadi salah satu pilar yang memastikan bahwa investasi, mobilitas tenaga kerja, dan aktivitas industri dapat berjalan tertib, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi perekonomian nasional.
"Sebagai pengelola kawasan, IWIP terus memperkuat standar operasional dan sistem kepatuhan, termasuk peningkatan layanan pendukung kawasan, agar aktivitas industri berjalan aman, tertib, dan berkelanjutan," ujarnya.