Momen Wapres Gibran Cetak Hattrick Bersama Anak-anak SSB di Stadion Pendidikan Wamena
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengawali kunjungan kerjanya di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, Selasa (14/1/2026), dengan cara yang tidak biasa.
Setibanya di wilayah pegunungan Papua tersebut, Gibran langsung turun ke lapangan hijau untuk bermain sepak bola bersama anak-anak dari klub sekolah sepak bola (SSB) setempat.
Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian kunjungan kerja Gibran di Papua Pegunungan, sekaligus menjadi momen kebersamaan antara Wakil Presiden dengan anak-anak dan masyarakat Wamena.
Bagaimana Awal Kegiatan Gibran di Wamena?
Setelah mendarat di Bandara Wamena, Gibran bersama rombongan terbatas langsung menuju Stadion Pendidikan Itlayikinia Wamena.
Di lokasi tersebut, anak-anak dari sejumlah sekolah sepak bola telah menunggu untuk bermain bersama orang nomor dua di Indonesia itu.
Gibran sempat mengganti kemeja krem yang dikenakannya saat tiba menjadi jersey sepak bola berwarna merah dengan nomor punggung 12.
Penampilannya dilengkapi celana pendek dengan warna senada, kaus kaki hitam, serta sepatu sepak bola berwarna oranye.
Sebelum pertandingan dimulai, Gibran menyempatkan diri berfoto bersama anak-anak sekolah sepak bola yang berjejer di tengah lapangan Stadion Wamena.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kiri) menggiring bola saat bermain bersama anak-anak Sekolah Sepak Bola (SSB) di Stadion Lapangan Pendidikan Itlayikinia, Wamena, Papua Pegunungan, Selasa (13/1/2026). Selain dapat berinteraksi langsung dengan anak-anak muda Papua Pegunungan dalam suasana santai dan penuh keakraban, kegiatan ini juga dilakukan Wapres dalam rangka mendukung pembinaan generasi muda melalui olahraga. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/bar
Siapa Lawan Tanding dalam Pertandingan Persahabatan Ini?
Pertandingan persahabatan tersebut mempertemukan tim yang diperkuat Gibran bersama anak-anak SSB YPK Betlehem melawan tim dari Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Velix Wanggai, yang tergabung dengan anak-anak SSB Yehuda.
Dalam laga itu, Velix Wanggai tampil mengenakan jersey berwarna hijau stabilo dengan nomor punggung 7.
Pertandingan berlangsung dalam suasana santai namun penuh semangat, dengan sorak sorai penonton yang memadati stadion.
Berapa Gol yang Dicetak Gibran?
Pertandingan berlangsung selama sekitar satu jam dan dibagi dalam dua babak. Selama laga tersebut, Gibran berhasil mencetak tiga gol untuk timnya.
Di akhir pertandingan, tim Gibran bersama anak-anak SSB YPK Betlehem unggul dengan perolehan lima gol.
Sementara itu, tim Velix Wanggai yang diperkuat anak-anak SSB Yehuda mencetak dua gol, salah satunya dicetak langsung oleh Velix.
Hasil pertandingan tidak menjadi fokus utama kegiatan ini. Kebersamaan dan kegembiraan anak-anak bermain sepak bola bersama Wakil Presiden justru menjadi sorotan utama.
Usai pertandingan, Gibran kembali berfoto bersama para pemain dari kedua tim sekolah sepak bola. Ia juga menyempatkan diri menyapa warga sekitar yang sejak awal terlihat antusias menyaksikan jalannya pertandingan di Stadion Wamena.
Selain itu, Tim Sekretariat Wakil Presiden turut membagikan kaus dan buku kepada anak-anak serta warga yang hadir di stadion.
Pembagian tersebut disambut gembira oleh anak-anak yang sejak awal tampak bersemangat mengikuti kegiatan.
Bagaimana Kesan Anak-anak Bermain Bersama Wapres?
Kapten SSB YPK Betlehem, Franky Yoman (16), mengaku sempat merasa grogi saat bermain sepak bola bersama Wakil Presiden Gibran.
Meski demikian, ia merasa bangga dan senang bisa turun langsung ke lapangan bersama tokoh nasional tersebut.
"Iya grogi. Pertama kali main dengan orang besar, apalagi wapres," ujar Franky dikutip dari Antara.
Franky yang telah berlatih selama dua tahun di SSB YPK Betlehem menilai bermain bersama Gibran merupakan pengalaman yang mengasyikkan.
Menurutnya, Gibran cukup memahami permainan sepak bola, termasuk penempatan posisi di lapangan.
"Tidak terlalu susah, dia tahu cara cari posisi," ucapnya.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang