Darren Fletcher dan Jonny Evans Berduet Isi Kekosongan Pelatih Manchester United
Mantan gelandang Manchester United, Darren Fletcher, ditunjuk sebagai juru taktik sementara tim senior klub.
Penunjukan ini dilakukan setelah manajemen MU memecat Ruben Amorim. Fletcher yang saat ini masih menjabat pelatih tim U18 dipercaya mengisi kekosongan kursi pelatih kepala.
Keputusan tersebut diambil menjelang lanjutan Liga Inggris musim 2025/2026.
Dalam tugas barunya, Fletcher menunjuk Jonathan Evans sebagai asisten pelatih.
Evans merupakan mantan bek tengah MU yang baru pensiun dan sebelumnya bertugas di departemen peminjaman serta pengembangan pemain muda klub.
“Dia (Evans-red) adalah sosok yang memiliki hubungan baik dengan klub. Dia juga baru saja bermain di sini, mengenal para pemain dan semua anggota tim, serta nyaman dengan lingkungan di sini,” ujar Fletcher, dikutip dari laman resmi MU, Rabu (7/1/2026).
Rekam Jejak Jonny Evans di Manchester United
Jonny Evans bukan nama asing di Old Trafford. Bek asal Irlandia Utara itu merupakan lulusan akademi MU dan membela tim senior pada periode 2006–2015.
Setelah itu, Evans melanjutkan kariernya di West Bromwich Albion dan Leicester City sebelum kembali memperkuat MU pada 2023–2025.
Secara total, Evans mencatatkan 241 penampilan bersama MU dengan torehan delapan gol dan tujuh assist.
Ia turut berkontribusi dalam raihan tiga gelar juara Liga Inggris, serta masing-masing satu trofi Piala FA, Liga Champions UEFA, dan Piala Dunia Antarklub FIFA.
Setelah kontraknya tidak diperpanjang pada 2025, Evans memutuskan pensiun dan sempat menjabat di bagian pengembangan pemain muda.
Namun, enam bulan kemudian ia mundur dari posisi tersebut dan kembali ke tim senior atas permintaan Fletcher.
Staf Kepelatihan Pendamping Fletcher
Selain Evans, Fletcher juga dibantu oleh Travis Binnion, yang saat ini menjabat pelatih tim U21 MU, serta Alan Wright sebagai asistennya.
“Saya memulai karier kepelatihan di akademi bersama Travis Binnion, yang sudah berada di sana selama lima tahun. Jadi, bagi saya, dia yang terbaik untuk mendampingi saya di tim. Kami memiliki hubungan yang baik dan saya sangat menghormatinya. Saya belajar banyak dari dia,” tutur Fletcher.
Alasan Penunjukan Fletcher
Menurut laporan media olahraga Amerika Serikat, The Athletic, penunjukan Fletcher tidak lepas dari pengalamannya sebagai asisten pelatih Erik ten Hag pada periode 2022–2024 dengan tugas menangani tim utama.
Fletcher ditunjuk sebagai pelatih tim U18 MU pada Juli 2025. Berdasarkan data Transfermarkt, ia membawa tim U18 MU menempati peringkat kedua klasemen sementara
Wilayah Utara Liga Inggris U18 2025/2026, dengan catatan delapan kemenangan, dua hasil imbang, dan empat kekalahan dari 14 laga.
Tim U18 MU juga mencatatkan satu kemenangan dari satu pertandingan di Piala FA Remaja.
Latar Belakang dan Filosofi Taktik Fletcher
Sebagai pemain, Fletcher membela tim utama MU pada 2002–2015 dengan total 342 penampilan, mencetak 24 gol dan 31 assist.
Ia dikenal sebagai salah satu pemain kepercayaan Sir Alex Ferguson dan merupakan lulusan akademi MU sejak 1995.
Fletcher turut mempersembahkan lima gelar juara Liga Inggris, serta masing-masing satu trofi Piala FA, Liga Champions UEFA, dan Piala Dunia Antarklub.
Setelah meninggalkan MU, ia sempat bermain untuk West Bromwich Albion dan Stoke City sebelum pensiun pada 2019.
Dari sisi taktik, Fletcher cenderung menggunakan formasi empat bek, terutama 4-2-3-1, berbeda dengan Amorim yang kerap menerapkan skema tiga bek.
Formasi empat bek tersebut disebut lebih disukai oleh pemilik klub karena dinilai efektif di Liga Inggris.
Laga Perdana Fletcher Bersama Tim Senior
Fletcher juga memiliki keterikatan personal dengan klub karena dua anak kembarnya, Jack dan Tyler Fletcher, merupakan pemain tim muda MU.
Jack telah menjalani debut bersama tim senior pada Desember 2025, sementara Tyler rutin dipanggil ke tim utama sebagai pemain pelapis.
Tugas pertama Fletcher sebagai pelatih sementara adalah memimpin MU menghadapi Burnley pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Turf Moor, Kamis (8/1/2025) dini hari WIB.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang