Sengitnya Persaingan di Balap ITCR 2025
Persaingan Indonesia Touring Car Race (ITCR) 2025 berlangsung ketat hingga seri terakhir, menandai salah satu musim paling kompetitif dalam kalender balap mobil nasional.
Ajang yang berada di bawah naungan Mandalika Festival of Speed (MFOS) 2025 ini menjadi panggung pembuktian bagi pembalap dan tim untuk beradaptasi dengan karakter sirkuit Mandalika yang menantang.
Digelar di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, ITCR 2025 menghadirkan duel strategi dan konsistensi sepanjang enam seri. Setiap kelas mempertontonkan perbedaan pendekatan tim, mulai dari perburuan gelar hingga fokus pengembangan jangka panjang.
Salah satu tim yang mencuri perhatian adalah SAV Motorsport yang turun di kelas ITCR 3600 Non Seeded. Tim ini menjadikan musim 2025 sebagai fondasi awal dengan mengandalkan BMW E90 yang dikemudikan Hendra Kamdani.
Bagi Hendra, musim ini bukan sekadar soal hasil akhir, melainkan proses memahami dinamika balap di Mandalika. Ia mengakui masih ada berbagai catatan teknis yang harus dibenahi sejak seri pembuka.
“Balapan pembukaan kemarin cukup bagi saya dan tim, walau ada beberapa hasil kurang maksimal karena beberapa kendala dan kesiapan mobil yang kurang kami antisipasi,” ujarnya, dikutip dari keterangan resmi Selasa 6 Januari 2026.
Sepanjang seri pertama hingga keenam, SAV Motorsport tidak membebani diri dengan target juara umum. Fokus utama diarahkan pada pengumpulan data, evaluasi setelan mobil, serta pemahaman karakter lintasan yang memiliki kombinasi tikungan cepat dan teknis.
“Dari seri 1 sampai seri 6 kami tidak ada target juara umum di kelas kejurnas. Masih tahap pengenalan karakter sirkuit Mandalika,” kata Hendra. Ia menegaskan bahwa strategi tersebut disusun untuk kepentingan jangka menengah dan panjang.
Pengalaman selama ITCR 2025 menjadi bekal penting bagi tim untuk menyusun rencana pengembangan. Beberapa sektor mobil disebut akan mengalami perubahan signifikan demi meningkatkan daya saing. Mereka juga membuka peluang memperluas partisipasi di berbagai kelas
“Untuk tahun 2026 nanti ada beberapa bagian mobil yang akan diubah. Pengalaman di 2025 menjadi catatan penting bagi saya dan tim untuk pengembangan ke depan,” jelasnya.