GT World Challenge Asia 2026 Bawa Mandalika ke Panggung Global
Ajang balap GT World Challenge Asia 2026 sukses digelar di Pertamina Mandalika International Circuit pada 1-3 Mei 2026 yang lalu.
Ini menjadi salah satu upaya PT Pertamina (Persero) dalam memperkuat peran Indonesia di ekosistem motorsport dunia.
GT World Challenge Asia 2026 merupakan salah satu kejuaraan yang paling kompetitif di Asia. Ada berbagai pabrikan datang meramaikan balapan tersebut.
Untuk diketahui, ini merupakan kali kedua GT World Challenge dihelat di Mandalika, menegaskan posisi Indonesia sebagai destinasi penting di kalender motorsport dunia.

“Penyelenggaraan internasional seperti GT World Challenge Asia di Mandalika menunjukkan kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah event berstandar global,” kata Muhammad Baron, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) dalam siaran resmi, dikutip Senin (04/05).
Lebih lanjut ia mengungkapkan, keterlibatan Pertamina adalah bagian dari upaya perusahaan menghadirkan energi untuk kemajuan di berbagai sektor, dalam hal ini olahraga dan pariwisata.
Kemudian GT World Challenge Asia 2026 menjadi momentum untuk memperbesar eksposur terhadap Indonesia di tingkat internasional.
Pada akhirnya, ini bakal memberikan dampak positif bagi ekonomi maupun pariwisata di dalam negeri.
Melalui Pertamina Patra Niaga dan Pertamina Lubricants, persepsi kualitas dan daya saing produk dibentuk di ajang tersebut.
Di samping itu, Pertamina Fastron membawa Indonesia ke kancah internasional lewat kolaborasi strategis dengan Lamborghini Squadra Corse.
Pertamax Turbo, salah satu produknya dipakai oleh Sean Gelael sebagai pembalap nasional yang berlaga bersama tim Garage 75.
Adanya pembalap asal Tanah Air di trek Pertamina Mandalika International Circuit tentu merupakan hal signifikan untuk mendorong pembalap nasional berlaga di panggung global.

Sebagai informasi, pada balapan pertama di 2 Mei 2026, Sean Gelael meraih podium ketiga GT World Challenge Asia 2026.
Sementara Demas Agil dari Dewa United Motorsport berada di posisi pertama kategori BRZ Super Series Race 1 atau Pro Class Overall.
Di hari berikutnya, Demas Agil kembali naik podium pertama dan ditutup Daniel Sutrisno di posisi ketiga.