Sejarah Pertama Kali Anjing Jadi Peliharaan Manusia, Dimulai sejak 40.000 Tahun Lalu
Anjing merupakan salah satu hewan peliharaan populer yang telah hidup berdampingan dengan manusia selama ribuan tahun.
Anjing terkenal sebagai salah satu hewan peliharaan yang memiliki kesetiaan dan ikatan persahabatan yang kuat dengan pemiliknya.
Mereka juga terkenal karena memiliki kecerdasan yang baik. Tidak heran jika anjing telah menjadi sahabat setia manusia sejak lama.
Namun, kapan pertama kali manusia memelihara anjing?
Dikutip dari laman Britannica, anjing diduga telah dijinakkan dan menjadi hewan peliharaan manusia sejak zaman Paleolitikum.
Hal tersebut dapat diduga dari lukisan dan ukiran yang ditemukan para arkeolog di tempat pemukiman dan sejumlah makam kuno.
Selain itu, anjing juga diduga bukan hanya menjadi spesies pertama yang didomestikasi tetapi juga hewan pertama yang dipelihara sebagai hewan peliharaan.
Dilansir dari laman BBC Internasional, anjing kemungkinan besar berevolusi dari serigala di satu lokasi sekitar 20.000 hingga 40.000 tahun yang lalu.
Ada anggapan awal bahwa anjing dijinakkan dari dua populasi serigala yang hidup terpisah ribuan mil.
Penelitian terkait hal itu dilakukan dengan mempelajari DNA dari tiga anjing yang ditemukan di situs arkeologi di Jerman dan Irlandia yang berusia antara 4.700 dan 7.000 tahun.
Dari sana, anjing purba diketahui memiliki nenek moyang yang sama dengan anjing Eropa modern.
Dengan melihat tingkat perubahan DNA dari spesimen tertua, para ilmuwan dapat memperkirakan waktu domestikasi anjing antara 20.000 dan 40.000 tahun yang lalu.
Proses domestikasi serigala menjadi anjing peliharaan
Sejarah domestikasi anjing.
Proses domestikasi anjing dimulai ketika populasi serigala sering pergi ke pinggiran kamp pemburu-pengumpul untuk mengais sisa makanan.
Seiring berjalannya waktu, manusia dan serigala mengembangkan hubungan simbiosis, yang pada akhirnya membuat serigala berkembang menjadi anjing peliharaan seperti sekarang.
Para ilmuwan juga meyakini anjing mulai berpindah-pindah wilayah, mungkin bersama manusia, sekitar 20.000 tahun yang lalu.
Anjing-anjing tersebut lalu dikembangbiakkan karena keahliannya sebagai pemburu, penggembala, atau gundog.
Berkat proses perkembangbiakan selama ribuan tahun tersebut, pada akhirnya menciptakan ratusan ras modern.
Para ilmuwan menganggap, anjing yang berumur 7.000 tahun (anjing Neolitikum) dari Eropa adalah nenek moyang dari sebagian besar anjing ras modern yang ditemukan di seluruh dunia.
Hubungan nenek moyang ini bahkan mungkin dimulai dari fosil anjing tertua yang pernah ketahui, yang berusia sekitar 14.000 tahun di Jerman.
Bukti sebelumnya menunjukkan bahwa anjing peliharaan pertama kali muncul di belahan benua Eurasia lebih dari 12.000 tahun yang lalu.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang