Sejarah Baru! Albania Angkat Menteri AI Pertama di Dunia untuk Berantas Korupsi

Diella, Menteri AI Albania untuk Berantas Korupsi
Diella, Menteri AI Albania untuk Berantas Korupsi

Albania mencatat sejarah baru dalam dunia politik dengan menunjuk “menteri AI” pertama di dunia. Sosok tersebut bukanlah manusia, melainkan anggota kabinet virtual berbasis kecerdasan buatan bernama Diella—yang berarti “matahari” dalam bahasa Albania.

Langkah ini diumumkan langsung oleh Perdana Menteri Albania, Edi Rama, usai partainya meraih kemenangan besar dalam pemilu Mei lalu. Rama menyebut Diella akan memegang peran penting dalam mengawasi tender publik dan memastikan jalannya pemerintahan yang lebih transparan.

Diella, Menteri Virtual Pertama di Dunia

Mengutip laporan NDTV, Rama menyatakan bahwa Diella akan menjadi “anggota kabinet pertama yang hadir secara virtual, bukan fisik.” AI tersebut dirancang untuk mengawasi seluruh proses tender publik dan menjamin bahwa setiap penggunaan dana negara dilakukan secara transparan.

Rama menekankan bahwa misi utama Diella adalah menciptakan pemerintahan “100 persen bebas korupsi”, terutama pada proses tender yang selama ini dikenal sebagai ladang praktik kotor di Albania.

Korupsi Jadi Masalah Lama di Albania

Korupsi, khususnya dalam urusan tender publik, telah lama membayangi Albania. Negara berpenduduk sekitar 2,8 juta jiwa itu sering dikaitkan dengan praktik pencucian uang oleh kelompok kriminal internasional, terutama dari perdagangan narkoba dan senjata.

Para ahli menyebut bahwa korupsi sudah merambah hingga lingkaran kekuasaan. Karena itu, pemberantasan korupsi menjadi syarat utama dalam upaya Albania bergabung dengan Uni Eropa, target besar yang ingin dicapai Rama pada tahun 2030.

Namun, hingga kini pemerintah belum merinci sejauh mana pengawasan manusia akan terlibat dalam kerja Diella, atau bagaimana risiko manipulasi chatbot ini dapat dicegah.

Perjalanan Diella Sebelum Jadi Menteri AI

Sebelum dilantik sebagai menteri virtual, Diella sebenarnya sudah lebih dulu dikenal publik. Pada Januari lalu, ia diperkenalkan sebagai asisten AI di platform e-Albania, melayani warga dan pelaku bisnis dalam mengurus dokumen resmi.