Aturan 'Besi' Pep Guardiola: Pemain Man City Dilarang Gemuk Usai Libur, Haaland Sempat Jadi Sorotan
Pep Guardiola membuktikan mengapa ia dianggap sebagai salah satu pelatih paling perfeksionis di dunia. Setelah jeda Natal, Pep mengungkapkan rahasia dapur mengenai kedisiplinan skuatnya. Di saat banyak orang "khilaf" dengan hidangan pesta, para pemain The Citizens justru menunjukkan profesionalisme tingkat tinggi.
Bagi Pep Guardiola, libur Natal bukanlah alasan bagi atlet profesional untuk mengabaikan kondisi fisik. Pep menegaskan bahwa ia tidak segan-segan mencoret nama besar dari daftar skuat jika jarum timbangan bergeser ke arah yang salah.
"Kemarin, setiap pemain ditimbang berat badannya," buka Pep dalam sesi konferensi pers. Ia memberikan ancaman yang jelas bagi siapa pun yang berani melanggar batas toleransi berat badan klub.
"Bayangkan jika satu pemain, yang sekarang kondisinya sempurna, tiba kembali dengan berat badan berlebih 3 kilogram. Pemain tersebut dipastikan tidak akan ikut bepergian ke Nottingham," tegasnya.
Pesan ini menjadi alarm bagi para bintang mahal City bahwa tempat utama di tim tidak didapatkan secara cuma-cuma, melainkan harus dijaga setiap hari.
Kejujuran Pep: "Saya Sendiri Naik 5 Kilogram!"
Menariknya, di tengah ketegasan tersebut, Pep Guardiola sempat melontarkan pernyataan yang memancing tawa awak media. Ia mengakui bahwa aturan berat badan tersebut hanya berlaku untuk pemain, bukan untuk dirinya sendiri.
"Berat badan saya sendiri bertambah 4-5 kg karena makanan dan minuman yang saya konsumsi selama liburan, jadi hasil timbangan para pemain ini sangat bagus bagi tim," ujar Pep berseloroh.
Meskipun ia sendiri menikmati hidangan Natal hingga berat badannya melonjak, Pep merasa bangga karena para pemainnya tidak mengikuti jejak sang manajer dalam hal urusan perut.
Disiplin jadi Warisan Budaya Manchester City
Pep mengonfirmasi bahwa seluruh pemainnya, termasuk mesin gol Erling Haaland, lolos tes berat badan dengan hasil memuaskan. Menurutnya, ini bukanlah hal yang mengejutkan karena disiplin sudah mendarah daging di klub selama sepuluh tahun terakhir.
"Para pemain sangat disiplin sejak 10 tahun lalu. Musim lalu mungkin sedikit lebih sulit karena banyak cedera yang kami alami, tetapi mereka selalu berperilaku luar biasa," puji pelatih asal Spanyol tersebut.
Bagi Pep, kesuksesan City mendominasi Premier League bukan hanya soal taktik di lapangan hijau, melainkan standar tinggi yang ditetapkan klub.
Pep menambahkan bahwa seluruh pemain yang pernah ia tangani dalam satu dekade terakhir selalu menunjukkan tingkat disiplin yang tinggi, dan kondisi tersebut kembali terlihat pada musim ini. Ia menegaskan Manchester City memiliki standar klub yang jelas, sehingga setiap individu di dalam tim memahami dengan pasti apa yang harus mereka lakukan, baik di dalam maupun di luar lapangan.