Bukan karena Usia, Ini Penyebab Pakaian Berlubang Saat Disimpan di Lemari

pakaian, serangga perusak pakaian, Bukan karena Usia, Ini Penyebab Pakaian Berlubang Saat Disimpan di Lemari, Ngengat pakaian (clothes moths), Kumbang karpet, Kutu perak (silverfish), Jangkrik, 1. Pastikan pakaian bersih, 2. Simpan dengan benar, 3. Gunakan kapur barus, 4. Bersihkan lemari

Kerap terjadi, pakaian yang kita simpan lama di lemari tiba-tiba berlubang dan rusak, tidak bisa dipakai lagi.

Kerusakan pada pakaian yang disimpan di lemari, seperti munculnya lubang kecil atau serat kain yang rapuh, sering kali bukan disebabkan usia pakaian semata.

Kondisi tersebut bisa menjadi tanda adanya serangga perusak pakaian, seperti ngengat pakaian (clothing moths) atau kumbang karpet (carpet beetles), yang kerap berkembang di area gelap seperti lemari.

Serangga-serangga ini tidak hanya merusak pakaian, tetapi juga dapat berkembang biak dengan cepat jika tidak segera ditangani.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara mengenali tanda infestasi, mengatasinya, sekaligus mencegah agar masalah serupa tidak terulang di kemudian hari.

Mengenali serangga yang merusak pakaian di lemari

Ada beberapa serangga yang dapat merusak pakaian di lemari. Anda bisa mengenalinya dari jenis kerusakan yang ditimbulkan.

Ngengat pakaian (clothes moths)

Dilansir dari Times Entertainment (9/9/2024), ngengat pakaian merupakan penyebab utama munculnya lubang pada pakaian berbahan wol dan serat alami lainnya.

Ngengat dewasa berukuran kecil dengan sayap berwarna keemasan atau coklat kemerahan, sedangkan larvanya berbentuk ulat kecil berwarna krem.

Ciri kerusakan akibat ngengat biasanya berupa lubang tidak beraturan pada kain, sering disertai benang halus atau jaring seperti sutra di permukaan kain.

Larva ngengat memakan serat kain dan meninggalkan jejak kerusakan di sepanjang area yang dilalui.

Kumbang karpet

Kumbang karpet, termasuk kumbang karpet hitam dan kumbang karpet bercorak, dikenal mampu menyerang dan merusak pakaian.

Kumbang dewasa berukuran kecil, berbentuk bulat, dengan tubuh bercorak atau berwarna polos.

Kerusakan yang ditimbulkan mirip dengan serangan ngengat, namun biasanya disertai butiran kotoran kecil seperti pasir. Di sekitar pakaian yang terinfestasi, sering ditemukan kulit larva yang telah ditanggalkan.

Kutu perak (silverfish)

Silverfish adalah serangga kecil berwarna perak dengan tubuh memanjang dan tidak bersayap, sehingga menyerupai ikan kecil. Serangga ini aktif pada malam hari dan menyukai lingkungan gelap serta lembap.

Silverfish memakan berbagai material, termasuk kain. Tanda kerusakannya berupa lubang pada pakaian, sering kali disertai noda kekuningan atau sisik kecil yang ditinggalkan serangga tersebut.

Rayap

pakaian, serangga perusak pakaian, Bukan karena Usia, Ini Penyebab Pakaian Berlubang Saat Disimpan di Lemari, Ngengat pakaian (clothes moths), Kumbang karpet, Kutu perak (silverfish), Jangkrik, 1. Pastikan pakaian bersih, 2. Simpan dengan benar, 3. Gunakan kapur barus, 4. Bersihkan lemari

Ilustrasi rayap. Rayap bisa merusak lemari dan pakaian yang tersimpan di dalamnya.

Meski lebih dikenal sebagai perusak kayu, beberapa jenis rayap juga dapat memakan kain, terutama yang terbuat dari serat alami.

Kerusakan akibat rayap biasanya berupa lubang tidak beraturan, mirip dengan kerusakan akibat ngengat atau kumbang.

Di area yang terinfestasi, sering ditemukan debu kapur atau frass, yaitu kotoran rayap yang menyerupai serbuk halus.

Kecoak

Kecoak termasuk hama serius yang dapat merusak pakaian dengan memakan noda keringat, cairan tubuh, sisa makanan, atau tumpahan minuman. Aktivitas ini dapat melemahkan serat kain atau menyebabkan lubang.

Jangkrik

Meski tidak separah kecoak, jangkrik tetap dapat merusak pakaian. Serangga ini tertarik pada noda keringat, makanan, dan minuman.

Jangkrik dapat membuat lubang pada kain wol, katun, sutra, maupun bahan sintetis.

Jangkrik sering masuk ke dalam bangunan melalui pintu atau jendela terbuka dan sulit dilacak karena ukurannya yang kecil.

Cara mengatasi dan mencegah pakaian dirusak serangga

Langkah pertama adalah memeriksa isi lemari secara menyeluruh. Perhatikan apakah ada serangga dewasa, larva, atau telur di sela-sela pakaian, sudut lemari, maupun area yang jarang dibuka.

Ngengat dan kumbang karpet biasanya bersembunyi di tempat yang gelap dan tidak sering dibersihkan.

Untuk membasmi serangga, Anda bisa menggunakan perangkap feromon. Perangkap ini berfungsi menarik serangga dewasa sehingga memudahkan pemantauan jenis dan tingkat infestasi.

Letakkan perangkap di dalam lemari atau area penyimpanan pakaian dan periksa secara berkala.

Untuk mencegah infestasi serangga di masa depan, lakukan langkah ini:

1. Pastikan pakaian bersih

Salah satu langkah paling penting adalah menjaga kebersihan pakaian. Pastikan pakaian dicuci dan dikeringkan dengan maksimal sebelum disimpan dalam waktu lama. Karena noda makanan atau keringat dapat menarik serangga.

2. Simpan dengan benar

Simpan pakaian dengan benar. Gunakan wadah atau kantong kedap udara untuk mencegah serangga masuk.

3. Gunakan kapur barus

Penggunaan balok kayu cedar atau kapur barus juga dapat membantu mengusir ngengat dan serangga lain dari lemari pakaian.

4. Bersihkan lemari

Menjaga kebersihan area penyimpanan juga tidak kalah penting. Rutin menyedot debu dan membersihkan lemari membantu menghilangkan telur atau sumber makanan serangga yang tidak terlihat.

Dengan perawatan rutin dan penyimpanan yang tepat, risiko serangan serangga pada pakaian dapat diminimalkan, sehingga pakaian tetap bersih, utuh, dan nyaman digunakan dalam jangka panjang.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang