Polda Metro Jaya Siapkan Strategi Hadapi Arus Balik Libur Nataru

 Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengungkap telah menyiapkan strategi hadapi kepadatan arus balik libur Natal dan Tahun Baru 2026. Pasalnya arus lalu lintas menuju Jakarta diperkirakan bakal  terus mengalami peningkatan.

Bila dibiarkan begitu saja, bukan tidak mungkin bakal terjadi kemacetan panjang. Khususnya di gerbang tol yang menjadi pintu masuk kendaraan ke Ibu Kota.

Upaya pertama yang kepolisian lakukan adalah menempatkan anggota tambahan dalam di gerbang tol Cililitan, Halim, Cikunir 8 dan Cikunir 6. Lokasi tersebut dinilai rawan kepadatan sehingga diperlukan perhatian khusus.

"Kedua, kami berkoordinasi dengan Jasa Marga untuk mengoptimalisasi layanan MR atau 'mobile reader' baik petugas maupun alatnya," ungkap Kompol Dhanar Dhono Vernandie, Kepala Satuan PJR Ditlantas Polda Metro Jaya.

arus balik

Selanjutnya adalah menyiapkan contraflow kilometer 0 atau samping Gerbang Tol Halim hingga Kilometer 8 di Semanggi. Kebijakan ini dipercaya bisa membuat arus kendaraan mengalir lebih cepat.

Keempat, PJR Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya juga menyiapkan penyekatan, khususnya di gerbang Tol Cikunir 8.

"Kami bakal menghalau kendaraan sumbu 3 yang akan masuk tol JORR," kata Dhanar.

Terakhir, Satuan PJR juga telah berkoordinasi dengan PT Jasa Marga untuk melakukan sosialisasi kepada pengguna jalan tol agar selalu memeriksa saldo uang elektronik. Sehingga pada saat transaksi di gerbang tol tidak ada hambatan.

Perlu diketahui bahwa PT Jasa Marga memprediksi arus lalu lintas kembali ke wilayah Jabotabek mulai terjadi pada Minggu (28/12). Hal ini karena libur Natal sudah usai dan beberapa orang telah kembali bekerja.

arus balik

“Setelah libur Hari Raya Natal 2025 volume kendaraan yang kembali menuju wilayah Jabotabek diperkirakan akan terus mengalami peningkatan,” ujar Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono dilansir Antara (30/12).

Peningkatan pada periode H+3 Natal atau Minggu (28/12) pukul 06.00 hingga Senin (29/12) pukul 06.00 WIB dengan proyeksi jumlah kendaraan kembali ke Jabotabek mencapai 191.975 unit, naik sebesar 7,16 persen dari situasi normal.