Banjir Rendam Wilayah Kantor Pemda, Permukiman hingga Supermarket di Cirebon

Banjir Rendam Wilayah Kantor Pemda, Permukiman hingga Supermarket di Cirebon, Bagaimana kondisi banjir di Kota Cirebon saat hujan deras melanda?, Wilayah mana saja yang terdampak genangan air?, Apa penyebab banjir di Kota Cirebon?, Bagaimana kondisi banjir di Kabupaten Cirebon?, Apa dampak banjir di Kecamatan Sumber?

 Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Cirebon pada Selasa (23/12/2025) siang hingga sore menyebabkan sejumlah ruas jalan tergenang air dan memicu kesiapsiagaan penuh petugas kebencanaan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cirebon bahkan menyiagakan perahu karet sebagai langkah antisipasi apabila diperlukan evakuasi warga di wilayah terdampak.

Di tengah genangan air yang mencapai ketinggian lutut orang dewasa, petugas BPBD tampak bersiaga di beberapa titik rawan.

Dalam sebuah video siaran pers yang dibagikan BPBD Kota Cirebon, Kepala Pelaksana BPBD Kota Cirebon, Andi Wibowo, terlihat berada langsung di lokasi banjir dengan latar belakang permukiman yang terendam air keruh dan perahu karet yang siap digunakan sewaktu-waktu.

Bagaimana kondisi banjir di Kota Cirebon saat hujan deras melanda?

Dalam laporannya kepada pimpinan daerah, Andi Wibowo menyampaikan kondisi terkini genangan banjir di wilayah Kelurahan Kalijaga. Ia menyebut ketinggian air sempat mencapai sekitar 50 sentimeter.

“Izin melaporkan Pak Wali, Pak Wakil, Pak Sekda, genangan di wilayah Kelurahan Kalijaga sudah mulai mencapai ketinggian 50 sentimeter. Dan alhamdulillah, ini sudah kami survei ke beberapa titik lokasi warga terdampak,” ujar Andi dalam video laporan tersebut seperti dikutip Tribun, Selasa (23/12/2025) malam.

Meski air sempat meninggi, Andi memastikan kondisi warga masih dalam keadaan aman dan terkendali.

BPBD terus melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada warga yang membutuhkan evakuasi darurat.

“Sementara warga terdampak kondisinya aman. Mudah-mudahan perkembangannya semakin membaik dan kami akan segera melaporkan kembali perkembangannya,” ucapnya.

Wilayah mana saja yang terdampak genangan air?

Berdasarkan data BPBD Kota Cirebon, sedikitnya empat lokasi dilaporkan terdampak genangan air akibat hujan dengan intensitas tinggi. Lokasi tersebut meliputi:

  • RW 06 Penyuken, Kelurahan Harjamukti
  • RW 07 Pelandakan, Kelurahan Harjamukti
  • RW 03 Kelurahan Kalijaga
  • RW 09 Kelurahan Kesambi.

Beruntung, genangan air tidak berlangsung lama. Pantauan hingga pukul 20.00 WIB menunjukkan genangan di wilayah Penyuken telah surut.

Jalanan yang sebelumnya terendam kini hanya menyisakan lumpur dan tumpukan sampah yang terbawa arus banjir.

Apa penyebab banjir di Kota Cirebon?

BPBD menduga banjir dipicu oleh curah hujan yang cukup deras dalam waktu singkat. Kondisi tersebut diperparah oleh kiriman air dari wilayah hulu, termasuk dari kawasan Kabupaten Kuningan.

Kombinasi faktor ini menyebabkan sistem drainase tidak mampu menampung debit air yang meningkat secara tiba-tiba.

Meski kondisi berangsur membaik, BPBD Kota Cirebon tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama jika hujan dengan intensitas tinggi kembali mengguyur wilayah Cirebon dan sekitarnya.

Bagaimana kondisi banjir di Kabupaten Cirebon?

Tak hanya Kota Cirebon, banjir juga merendam wilayah Desa Dawuan, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon, pada Selasa (23/12/2025) malam.

Luapan air kiriman dari wilayah hulu menggenangi sejumlah perumahan dan memaksa sebagian warga mengungsi ke GOR desa setempat.

Kepala Desa Dawuan, Amirudin, mengatakan banjir dipicu oleh limpasan air dari Bendung Cipager yang sempat melampaui ambang batas aman.

“Biasanya kalau limpasan Bendung Cipager sudah di atas 100, wilayah kami pasti terdampak. Tadi kami dapat informasi limpasan sampai 120, itu saya sudah sedikit panik,” ujar Amirudin saat diwawancarai media, Selasa (23/12/2025) malam.

Menurut Amirudin, sedikitnya lima kawasan perumahan terdampak banjir, yakni Perumahan Lovina, Nuansa Dawuan, GDP, Permata, dan Regency.

Seluruh kawasan tersebut berada di dataran rendah sehingga menjadi titik pertama yang terendam ketika debit air meningkat.

Apa dampak banjir di Kecamatan Sumber?

Banjir Rendam Wilayah Kantor Pemda, Permukiman hingga Supermarket di Cirebon, Bagaimana kondisi banjir di Kota Cirebon saat hujan deras melanda?, Wilayah mana saja yang terdampak genangan air?, Apa penyebab banjir di Kota Cirebon?, Bagaimana kondisi banjir di Kabupaten Cirebon?, Apa dampak banjir di Kecamatan Sumber?

sejumlah pekerja pusat perbelanjaan dan warga menemukan 4 motor dari total 19 motor yang hanyut, terseret arus banjir pada Selasa (23/12/2025) malam. motor ini ditemukan berjarak 1 kilometer dari titik awal hanyut, dengan kondisi rusak parab.

Sementara itu, dampak banjir juga masih terasa di kawasan Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.

Pascabanjir di area gudang supermarket yang berlokasi di Jalan Dewi Sartika masih terlihat jelas pada Rabu (24/12/2025) pagi. Sisa lumpur, puing bangunan, serta barang logistik berserakan di sekitar lokasi.

Camat Sumber, Andri, menjelaskan banjir terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Selasa sore.

Luapan air dari sungai menyebabkan tanggul jebol dan menyeret sejumlah kendaraan serta material gudang.

“Kemarin telah terjadi hujan deras pada hari Selasa tanggal 23 Desember 2025 pukul 16.30 WIB. Di beberapa wilayah Kecamatan Sumber, khususnya di Kelurahan Tukmudal, terjadi luapan air akibat tanggul jebol, sehingga mengakibatkan beberapa kendaraan, sepeda motor khususnya, hanyut terbawa banjir,” ujar Andri saat ditemui di lokasi terdampak.

Ia menambahkan, sejak pagi hari pihak kecamatan bersama Forkopimcam dan para lurah langsung bergerak melakukan penanganan awal dengan membersihkan sisa-sisa banjir.

“Oleh karena itu, kami bersama Forkopimcam dan para lurah hari ini sigap melaksanakan kegiatan membersihkan sisa-sisa banjir,” ucapnya.

Selain kendaraan, banjir juga menyeret sejumlah bahan logistik dari gudang supermarket. Namun hingga kini nilai kerugian masih dalam proses pendataan.

“Sementara ini ada bahan-bahan dari Gudang Surya, seperti makanan-makanan yang terbawa hanyut. Untuk taksiran kerugian, sampai saat ini belum bisa dipastikan,” jelas Andri.

Data sementara mencatat sedikitnya 19 unit sepeda motor dilaporkan hanyut terbawa arus banjir.

Dari jumlah tersebut, baru empat unit yang berhasil ditemukan, itupun dalam kondisi rusak berat.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Empat Lokasi di Cirebon Tergenang Banjir akibat Hujan Deras, BPBD Siagakan Perahu Karet.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang