Sosok Ade Kuswara Kunang, Bupati Bekasi Termuda yang Kini Terciduk OTT KPK

Sosok Ade Kuswara Kunang, Bupati Bekasi Termuda yang Kini Terciduk OTT KPK

 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap kepala daerah.

Kali ini, Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang terjerat dalam OTT yang digelar KPK di wilayah Bekasi, Jawa Barat.

Operasi senyap tersebut berkaitan dengan dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi dan masih terus didalami oleh penyidik.

Meski demikian, lembaga antirasuah tersebut belum merinci proyek apa saja yang diduga menjadi objek suap.

KPK menegaskan bahwa pendalaman masih dilakukan untuk mengungkap konstruksi perkara secara utuh.

Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan total tujuh orang. Salah satu yang turut diamankan adalah ayah Ade Kuswara Kunang. Hal ini dibenarkan oleh Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.

“Benar. Jadi di antara tujuh orang yang diamankan, salah satunya ayah dari bupati juga diamankan,” kata Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (19/12/2025).

Selain mengamankan sejumlah pihak, penyidik juga menyita barang bukti berupa uang tunai.

“Tim juga mengamankan dan menyita barang bukti dalam bentuk uang tunai dalam jumlah ratusan juta,” ujarnya.

Siapa Ade Kuswara Kunang?

Ade Kuswara Kunang lahir di Bekasi, Jawa Barat, pada 15 Agustus 1993. Ia dikenal sebagai salah satu kepala daerah termuda di Indonesia.

Ade merupakan putra dari H. M. Kunang atau yang akrab disapa Abah Kunang, tokoh berpengaruh di wilayah Bekasi.

Abah Kunang pernah menjabat sebagai Kepala Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan. Ia juga dikenal sebagai pendiri organisasi masyarakat Ikatan Putra Daerah (IKAPUD) serta Garda Pasundan.

Riwayat pendidikan Ade Kuswara Kunang dimulai dari SD Negeri Sukadami 3. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 1 Cikarang Selatan dan SMA Negeri 1 Cikarang Selatan.

Setelah lulus sekolah menengah, Ade menempuh pendidikan tinggi di President University dan meraih gelar Sarjana Hukum.

Jejak Politik Ade Kuswara Kunang

Karier politik Ade dimulai saat ia terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Bekasi pada Pemilihan Legislatif 2019 untuk periode 2019–2024. Ia kembali terpilih pada periode 2024–2029 dari Fraksi PDI Perjuangan.

Pada 20 April 2024, Ade mendaftarkan diri sebagai calon Bupati Bekasi melalui PDI Perjuangan. Ia maju berpasangan dengan dr. Asep Surya Atmaja sebagai calon wakil bupati.

Berdasarkan hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi, pasangan Ade-Asep meraih 666.494 suara atau 45,68 persen.

Pelantikan Ade Kuswara Kunang dan dr. Asep Surya Atmaja sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bekasi dijadwalkan berlangsung pada 6 Februari 2025 dan akan dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto.

Ade Kuswara Kunang tercatat sebagai Bupati Bekasi termuda sepanjang sejarah. Hal ini disampaikan oleh sejarawan Bekasi, Endra Kusnawan, saat pelantikan Ade pada Februari 2025. Saat itu, usia Ade baru 31 tahun 6 bulan.

“Bupati pertama yang ditunjuk Departemen Dalam Negeri pada era Orde Baru, Letnan Kolonel M. Sukat Subandi, dilantik pada 26 Januari 1967 dalam usia 41 tahun,” ujar Endra.

“Sementara itu, penggantinya, Letnan Kolonel Abdul Fatah, menjabat pada usia 47 tahun setelah dipilih oleh DPRD,” tambahnya.

Selain aktif di dunia politik, Ade Kuswara Kunang juga tercatat aktif dalam berbagai organisasi. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Muslimin Indonesia dan menjadi Dewan Pengawas Garda Pasundan.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan pada Agustus 2025, Ade Kuswara Kunang memiliki total harta kekayaan sebesar Rp 79.168.051.653.

Sebagian artikel ini telah tayang di dengan judul "KPK Juga Tangkap Ayah Bupati Ade Kuswara Saat OTT di Bekasi".

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang