Hadapi Lonjakan Nataru, Pertamina Tambah 10 Layanan BBM di Jawa Barat
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) menyiapkan 10 layanan tambahan untuk memastikan pasokan BBM tetap lancar selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Jawa Barat. Langkah ini dilakukan seiring potensi lonjakan mobilitas masyarakat di jalur utama, kawasan wisata, dan ruas tol.
Kesiapan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Satuan Tugas Natal dan Tahun Baru Wilayah Bandung yang digelar di SPBU COCO Dago. Melalui forum ini, Pertamina memaparkan strategi penguatan layanan ritel dan distribusi BBM selama periode libur panjang.
Sales Area Manager Retail Bandung, Sindhu Priyo Windoko, menjelaskan bahwa layanan tambahan disiapkan untuk memperkuat suplai di titik-titik dengan potensi konsumsi tinggi. Fasilitas ini mencakup SPBU kantong maupun layanan modular di lokasi strategis.
“Di wilayah Bandung kami menyiapkan delapan unit SPBU kantong, ditambah dua unit layanan di luar SPBU, sehingga total ada 10 layanan tambahan,” ujarnya, dikutip dari keterangan resmi Minggu 14 Desember 2025.
Ia menambahkan, layanan modular juga disiagakan di Tol Cisumdawu serta kawasan Pangandaran untuk mendukung kelancaran distribusi.
Menurut Sindhu, keberadaan layanan tambahan tersebut diharapkan dapat meminimalkan antrean dan menjaga ketersediaan BBM bagi pengguna jalan. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Pertamina memberikan pelayanan optimal selama masa Nataru.
Dari sisi suplai, Fuel Terminal Manager Bandung, Debbi Juliana Harahap, memastikan stok BBM di terminal utama Jawa Barat berada dalam kondisi aman. Terminal Ujung Berung dan Padalarang disiapkan dengan perencanaan suplai yang telah disesuaikan dengan proyeksi kebutuhan.
“Potensi kenaikan konsumsi BBM selama Nataru kami perkirakan sekitar 3%, dan stok disiapkan sekitar 10% di atas proyeksi tersebut,” kata Debbi. Ia menegaskan bahwa langkah antisipatif ini dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan di seluruh wilayah.
Kesiapan layanan ritel tersebut juga didukung oleh koordinasi tim perencanaan regional. Sistem distribusi yang terintegrasi memungkinkan penyesuaian cepat jika terjadi lonjakan permintaan di lokasi tertentu.
Selain sektor darat, Pertamina turut mengantisipasi peningkatan kebutuhan avtur. Penambahan jadwal penerbangan domestik selama libur akhir tahun diperkirakan berdampak pada konsumsi bahan bakar pesawat.
Aviation Fuel Terminal Manager Husein Sastranegara, Koesetiawan, menyampaikan bahwa penyaluran avtur saat ini masih stabil. Namun, peningkatan aktivitas penerbangan tetap menjadi perhatian utama.
“Mulai 20 Desember akan ada tambahan penerbangan domestik yang berpotensi meningkatkan konsumsi avtur,” ujarnya. Pertamina memastikan kesiapan stok dan fasilitas untuk mendukung kebutuhan tersebut.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional JBB, Susanto August Satria, menegaskan pembentukan Tim Satgas Nataru untuk menjaga keandalan pasokan energi. Tim ini bertugas memantau distribusi BBM dan LPG selama periode libur.
“Untuk wilayah Jawa Barat, stok BBM dan LPG selama masa Satgas berada dalam kondisi aman,” kata Satria. Ia menambahkan, penguatan layanan dan tambahan fasilitas menjadi kunci agar masyarakat dapat menikmati libur Natal dan Tahun Baru tanpa kendala pasokan energi.