Pertamina Siapkan Layanan Antar BBM Saat Arus Mudik 2026, Ditempatkan di Jalur Padat
PT Pertamina Patra Niaga menyiapkan layanan pengantaran bahan bakar minyak (BBM) bagi pemudik yang kehabisan bensin di perjalanan selama arus mudik Lebaran 2026.
Layanan tersebut berupa motoris Pertamina Delivery Service (PDS) yang disiagakan di jalur-jalur dengan mobilitas tinggi, termasuk ruas tol.
Kehadiran layanan ini ditujukan untuk membantu masyarakat dalam kondisi darurat saat perjalanan.
Selain PDS, perusahaan juga menyediakan ambulans di area Serambi MyPertamina, porter gratis di sejumlah bandara, serta layanan towing dan service car tanpa biaya bagi pemudik yang membutuhkan bantuan teknis.
Kesiapan ini disampaikan dalam Press Conference Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri PT Pertamina (Persero) yang digelar di Ballroom Grha Pertamina, Jakarta, Selasa (3/3/2026).
"Tidak hanya badannya harus sehat, penampilannya harus glowing, tapi kendaraannya harus sehat," ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Rabu (4/3/2026).
"Maka kita siapkan apabila diperlukan untuk towing dan service car gratis untuk memastikan kendaraan siap melanjutkan perjalanan," tambahnya.
Pertamina Siapkan Infrastruktur untuk Layani Pemudik
Roberth menyampaikan bahwa seluruh jaringan distribusi telah dipersiapkan untuk memastikan pasokan energi tetap aman selama periode mudik.
Infrastruktur yang disiagakan meliputi:
- 7.885 SPBU, dengan 2.074 SPBU beroperasi selama 24 jam
- 6.777 Pertashop untuk penyaluran BBM
- 6.662 Agen LPG, termasuk 6.300 Agen Siaga 24 Jam
- 757 SPBE
- 223 Agen Minyak Tanah.
Khusus di jalur yang diprediksi mengalami peningkatan arus kendaraan seperti jalan tol, kawasan wisata, dan jalur lintas utama, Pertamina Patra Niaga menempatkan sejumlah fasilitas tambahan, antara lain:
- SPBU yang beroperasi 24 jam
- 96 unit layanan modular BBM
- 62 Kios Pertamina Siaga yang tersebar di 64 titik
- 200 mobil tangki dalam kondisi siaga sebagai cadangan distribusi.
Roberth menegaskan, optimalisasi layanan dilakukan melalui skema tambahan yang bersifat fleksibel guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan di lapangan.
“Modular kita taruh di beberapa titik berdekatan ataupun bahkan di lokasi SPBU, sehingga apabila terjadi kenaikan konsumsi yang meningkat tidak perlu menunggu waktu tempuh dari terminal ke SPBU tersebut,” jelas Roberth.
"Modular dijadikan alternatif SPBU untuk jalur-jalur yang jumlah SPBU-nya tidak terlalu banyak," sambungnya.
Selain aspek distribusi energi, perusahaan juga menghadirkan 41 unit Serambi MyPertamina yang tersebar di rest area, jalur wisata, bandara, dan pelabuhan.
Fasilitas ini dapat dimanfaatkan pemudik sebagai tempat beristirahat tanpa biaya, dengan berbagai layanan pendukung seperti musala, mini klinik dan pemeriksaan kesehatan, area bermain anak, kursi pijat, barbershop, makanan dan minuman, layanan penukaran uang, hingga layanan skin check dan penyediaan sunscreen.
“Energi untuk melangkah penuh harapan mencerminkan bahwa Pertamina Patra Niaga membawa semangat untuk singgah, tidak hanya di SPBU untuk mengisi bahan bakar, tapi juga singgah dengan sarana dan fasilitas, baik untuk ibadah maupun istirahat,” imbuh Roberth.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang