Hari Pelanggan Nasional, Pertamina Pastikan Layanan SPBU Bukan Hanya soal Isi BBM
Hari Pelanggan Nasional (HPN) yang dirayakan PT Pertamina Patra Niaga menjadi momen spesial di SPBU Pertamina. Bukan sekadar mengisi bahan bakar, pelanggan disuguhkan pengalaman lengkap, mulai dari layanan tambahan, fasilitas penunjang, hingga promo istimewa bagi pengguna setia.
Salah satunya dilakukan di SPBU COCO Signature Pondok Indah, Jakarta. Berbagai program dan layanan juga menjadi upaya konkret Pertamina untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya bagi para pelanggan.
Supervisor SPBU Signature Pondok Indah, Sofyan, menegaskan bahwa momentum HPN ini bukan hanya soal transaksi jual beli, tetapi tentang membangun kedekatan dengan masyarakat.
“Kami ingin memberikan pelayanan terbaik agar setiap tetes BBM membawa manfaat bagi pelanggan. Harapannya, mereka merasa aman, nyaman, dan puas. Jika ada masukan, itu menjadi bahan perbaikan kami ke depan,” ujar Sofyan dikutip dari keterangannyam Senin, 8 September 2025.
Di SPBU ini, pelanggan mendapat bonus layanan tambahan: semir ban gratis, fasilitas pembuangan sampah kecil di area pengisian, hingga voucher BBM untuk konsumen beruntung. Promo juga digencarkan, salah satunya potongan harga Rp300/liter untuk Pertamax Series pada hari-hari tertentu.
SPBU Coco, Abdul Muis, Jakarta
“Selain promo potongan harga, ada juga promo poin dan voucher belanja bagi pelanggan yang isi minimal Rp300 ribu. Responnya positif, pelanggan rata-rata puas dengan pelayanan yang kami berikan,” ujar Operator SPBU, Bimo Setyolegowo.
Sementara itu bagi Ajat, warga yang tinggal hanya selemparan batu dari Pondok Indah Mall, keunggulan SPBU Signature adalah kenyamanan. Ia mengaku tidak pernah berpaling ke SPBU lain. Menurutnya, antrean yang tidak terlalu panjang dan pelayanan ramah membuat pengalaman mengisi bensin terasa nyaman.
“Saya tinggal dekat sini, jadi lebih nyaman. Nggak ngantri, pelayanannya cepat, ramah. Dari dulu saya selalu isi Pertamax di sini, nggak pernah di tempat lain,” katanya.
Kesan serupa datang dari Denisa Putra, pemilik mobil 2.000cc yang rutin menggunakan Pertamax Turbo. Ia menilai tarikan mesin lebih enteng dengan bahan bakar tersebut. Denisa juga memperhatikan kebersihan area dan fasilitas buang sampah yang disediakan.
Menurutnya, itu detail kecil yang memperlihatkan keseriusan pelayanan Pertamina. Ia berharap satu hal: harga BBM ke depan tidak semakin tinggi, bahkan kalau bisa lebih terjangkau
“Pelayanannya bagus, lingkungannya bersih, rapi. Mesin mobil saya lebih enteng pakai Turbo. Harapan saya, harga jangan naik terus, kalau bisa malah turun,” ujar Denisa.
Ada pula Artur Hutabarat yang punya pengalaman menarik. Ia kembali menjatuhkan pilihannya untuk bahan bakar ke Pertamina Turbo karena performa yang dihasilkan. Baginya, SPBU Signature ini punya nilai tambah berkat Bright Store.
“Tarikan mesinnya lebih enak. Dulu saya sempat pakai merek lain karena ada isu oplos, tapi akhirnya balik lagi ke Pertamina Turbo. Selain itu, saya sering mampir ke Bright Store beli kopi atau roti. Kalau bisa ditambah fasilitas kerja santai, lebih lengkap lagi,” ungkapnya.
Aplikasi MyPertamina juga jadi daya tarik utama. Wiwin, pelanggan lainnya mengaku sangat terbantu dengan kepraktisan aplikasi ini.
Ilustrasi Pertamina Patra Niaga
“Enaknya nggak perlu kembalian, tinggal scan. Dapat poin juga, dan poinnya bisa dipakai lagi buat beli bensin. Kadang saya pakai untuk potongan harga, kadang saya pakai untuk donasi. Kendalanya paling kalau siang terik, HP agak susah scan, tapi selebihnya gampang, apalagi saya connect lewat LinkAja. Selama ini saya puas pakai MyPertamina, apalagi kalau lagi ada promo,” katanya
Di SPBU Signature Pondok Indah juga menawarkan layanan lebih dari sekadar pengisian BBM. Ibnu Rosadi, pelanggan Bright Store, pengalamannya belanja di toko ritel tersebut.
“Nyaman aja sih, pegawainya ramah. Minumannya lengkap, dari kopi sampai air mineral. Rasanya praktis, sekali mampir bisa isi bensin, beli minuman, dan istirahat sebentar. Kalau bisa promonya lebih sering diadakan, makin menarik buat pelanggan,” tuturnya.