Barista Ungkap Rahasia Menyimpan Kopi yang Benar agar Tak Mudah Apek

Menyimpan kopi tidak bisa dilakukan sembarangan jika ingin kualitas rasa dan aromanya tetap terjaga.
Barista menyebut, kesalahan penyimpanan kerap membuat kopi cepat apek, kehilangan aroma khas, bahkan berubah rasa sebelum habis digunakan.
Faktor seperti udara, cahaya, panas, dan kelembapan sangat memengaruhi kesegaran kopi, baik dalam bentuk biji maupun bubuk.
Karena itu, barista menyarankan beberapa cara tepat menyimpan kopi agar lebih awet dan konsisten rasanya. Mulai dari pemilihan wadah kedap udara, lokasi penyimpanan yang sesuai, hingga kebiasaan sederhana yang sering diabaikan di rumah.
Dengan penyimpanan yang benar, kualitas kopi bisa bertahan lebih lama tanpa perlu bahan tambahan atau perlakuan khusus.
Berikut cara simpan kopi dari Indah, barista Smiljan Coffee:
Cara simpan kopi
Berikut tips menyimpan kopi agar bubuk dan biji kopi awet:
1. Gunakan wadah yang tepat
Indah menyarankan untuk menyimpan kopi di wadah kedap udara untuk mencegah oksidasi dan menjaga beans tetap fresh.
"Oksidasi menyebabkan biji kopi kehilangan aromanya lebih cepat," ujarnya saat ditemui Kompas.com di Melek Huruf, Borobudur, Minggu (7/12/2025).
2. Letakkan wadah di tempat yang aman
Setelah dimasukkan ke wadah kedap udara, kemudian letakkan wadah di tempat yang aman. Aman di sini adalah tidak terkena cahaya Matahari langsung.
"Karena cahaya langsung dapat menyebabkan kenaikan suhu, volatil aroma yang ada pada kopi jadi cepat hilang, dan bisa menyebabkan kopi terasa hambar," ujar Indah.
3. Gunakan kemasan kopi asli
Jika tak ada wadah kedap udara, Indah menyarankan agak menyimpan kopi tetap di kemasan aslinya.
"Simpan saja di kemasan saat Anda membelinya. Karena kemasan biji kopi yang benar biasanya sudah didesain dengan lubang valve," paparnya.
Lubang ini terletak di bagian belakang kemasan, bentuknya bulat dengan beberapa lubang kecil.
Lubang valve berfungsi untuk mengeluarkan CO2, namun udara luar tidak bisa masuk.
4. Simpan kopi dalam bentuk biji atau beans
Untuk masa penyimpanan lebih lama, sebaiknya beli dan simpan kopi dalam bentuk biji atau beans.
Hal ini lantaran bubuk kopi proses oksidasinya lebih cepat, sehingga lebih cepat pula kehilangan aromanya.
"Beli bubuk kopi jika memang pemakaian sangat sering, sehingga stok cepat habis dalam waktu singkat," kata Indah.
5. Jangan dimasukkan kulkas
Jangan pernah menyimpan kopi, terutama kopi bubuk, di dalam kulkas. Karena bagian dalam kulkas tingkat kelembapannya sangat tinggi.
Kopi juga rawan menyerap bau makanan yang ada di dalamnya, sehingga mengurangi aroma kopi asli.
6. Simpan di freezer untuk penyimpanan jangka panjang
Biji kopi bisa dimasukkan ke dalam freezer untuk penyimpanan jangka panjang. Dengan menyimpan di freezer, kesegaran beans akan terjaga lebih lama.
"Sebaiknya disimpan sudah dalam ukuran 1 dose atau berat untuk sekali seduh, misal 13gr, 15gr, dst. Bisa pakai vacuum bag agar tidak terjadi kondensasi dan menyebabkan biji kopi menjadi basah," pungkas indah.
Nah, itulah cara menyimpan kopi yang benar. Dengan penyimpanan yang tepat, kesegaran kopi bisa tahan lebih lama.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang