Kalahkan Finalis US Open, Janice Tjen Ungkap Rahasia Redam Servis Kidal Leylah Fernandez

Janice Tjen, Kanada, Leylah Fernandez, Dubai Championships, Kalahkan Finalis US Open, Janice Tjen Ungkap Rahasia Redam Servis Kidal Leylah Fernandez

Petenis tunggal putri Indonesia, Janice Tjen, sukses mengukir prestasi gemilang dalam ajang Dubai Championships 2026.

Tampil di Dubai Tennis Stadium pada Senin (15/2/2026), Janice Tjen kembali menjadi momok menakutkan bagi wakil Kanada, Leylah Fernandez, dalam perebutan tiket ke babak 16 besar.

Kemenangan ini terasa spesial karena Janice Tjen mampu menumbangkan petenis yang merupakan mantan finalis US Open tersebut melalui dua set langsung dengan skor akhir 7-6 (5) dan 6-4.

Hasil ini sekaligus mengulang kesuksesannya saat menyingkirkan lawan yang sama di Australian Open bulan lalu.

Menghadapi Leylah Fernandez yang memiliki keunggulan tangan kiri dominan bukan perkara mudah.

Namun, Janice mengaku telah menemukan cara untuk menetralisir serangan agresif petenis Kanada tersebut.

Keberadaan sang pelatih, Christopher Bint, menjadi kunci utama karena sang pelatih juga seorang kidal.

"Saya bermain melawannya beberapa minggu lalu di Australian Open, dan saya rasa kami sudah cukup mengenal (permainan) satu sama lain saat ini," kata Janice.

Ia pun menambahkan peran krusial sang pelatih dalam persiapannya.

"Dan kami juga melakukan beberapa latihan bersama. Untungnya, berkat pelatih saya, dia kidal, jadi saya bisa mempersiapkan diri dengannya dengan lebih baik," tuturnya.

Duel Sengit di Lapangan Dubai

Sepanjang laga di Dubai Championships 2026 ini, Janice tampil sangat disiplin dengan memanfaatkan empat dari sembilan peluang break point.

Meski menang straight set, ia mengakui bahwa perlawanan Fernandez sangat merepotkan, terutama di set pembuka yang harus diselesaikan lewat tie-break.

"Saya rasa itu pertarungan yang hebat, terutama pada set pertama. Saya pikir hasilnya bisa saja berbeda, dan saya rasa itu soal eksekusi dan momen-momen krusial, dan saya senang bisa keluar sebagai pemenang," ungkap Janice.

Terkait gaya mainnya yang ofensif, petenis berusia 23 tahun ini menyadari risiko dari pola tersebut.

"Saya rasa saya cukup agresif, berusaha mengendalikan poin, dan saya rasa terkadang hasilnya tidak sesuai harapan. Akan tetapi hari ini saya mampu melakukannya dan tetap agresif, dan saya cukup senang dengan itu," ucapnya lagi.

Menembus Rekor Pribadi di WTA 1000

Pencapaian menembus babak ketiga ini merupakan catatan terjauh Janice dalam turnamen kategori WTA 1000.

Sebelumnya, pemegang wildcard ini telah lebih dulu menyingkirkan Dayana Yastremska di babak pertama sebelum akhirnya memulangkan Fernandez.

Kini, tantangan besar sudah menanti di babak 16 besar.

Janice Tjen dijadwalkan akan menantang unggulan kedua asal Amerika Serikat, Amanda Anisimova.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang