BMW Tak Minat Ikut Perang Harga Mobil Cina yang Menggila
Manufaktur mobil Cina menjadi alternatif baru yang menarik buat banyak konsumen Tanah Air. Perlahan mereka juga mulai menyasar konsumen di segmen kelas atas.
Kehadiran mobil Cina bisa dibilang semakin menjamur di 2025. Persaingan harganya pun sengit, karena pabrikan berusaha menghadirkan model dengan harga paling rendah di kelasnya.
Meskipun begitu, BMW sebagai salah satu merek premium meyakini mereka tidak akan ikut langkah yang dilakukan banyak pabrikan Cina.
“Dari segi harga, kita tidak bisa mengikuti perang harga itu. Tidak bisa, karena kita sudah ada perencanaannya sendiri,” kata Jodie O’tania, Director of Communications BMW Group Indonesia di Jakarta beberapa waktu lalu.

Menurut Jodie, saat ini BMW sudah menjual mobil dengan harga menyesuaikan kebutuhan konsumen.
Bicara soal persaingan dengan mobil Cina, Jodie menegaskan bahwa BMW masih jadi pemimpin di segmen premium di Indonesia.
“Market share BMW kalau kita gabung dengan Mini bisa sampai 60 persen. BMW sendiri 49 persen, jadi BMW itu pemimpin merek premium di Indonesia,” tegas Jodie.
Menjelang tutup tahun, BMW berfokus menghadirkan lini kendaraan mewah andalan dengan promo menarik buat para konsumen.
Salah satunya adalah melalui kehadiran pameran BMW Festival of Joy yang bakal digelar di JIExpo Kemayoran.
Harapannya ini dapat menarik lebih banyak pelanggan dan mengantisipasi terjadinya penundaan pembelian yang dilakukan oleh sejumlah konsumen.

Jodie tidak menampik terjadi penundaan pembelian dari pelanggan BMW yang merupakan pelaku bisnis karena menilai kondisi ekonomi belum stabil.
BMW Festival of Joy, menurut Jodie akan menjadi pameran terlengkap BMW Group dan tersedia unit test drive dari berbagai model BMW, Mini sampai sepeda motor BMW Motorrad.
Secara total ada 10 unit kendaraan test drive. Lalu tersedia satu unit motor BMW G 310 GS Off the Road senilai Rp 180 juta untuk pembeli mobil yang beruntung.
“Saat ini BMW menghadirkan banyak sekali penawaran, hanya bisa didapatkan sekarang,” ucap Jodie.